Pemkot Cimahi Cek Izin Pembangunan di Sekitar Kampung Adat Cireundeu

Rencana pembangunan perumahan di dekat Kampung Adat Cireundeu (Gatot/Radar Bandung)

Rencana pembangunan perumahan di dekat Kampung Adat Cireundeu (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Sebagian wilayah hijau di pegunungan Kota Cimahi diperkirakan bakal hilang. Hal itu tak lepas dari rencana pengembang yang akan membangun perumahan.


Rencana pembangunan perumahan itu tampak di dekat Kampung Adat Cireundeu. Di sana sudah dipasang umbul-umbul dan aktivitas mobil keruk.

Pembangunan perumahan tersebut mendapat penolakan dari warga.

“Waktu itu warga sudah berupaya menolak rencana pembangunan perumahan tersebut. Pertimbangannya, lantaran khawatir terjadi bencana alam longsor,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Pihak pengembang yang melaksanakan pembangunan di lingkungan RW 10, Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan itu, dinilai tidak memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lokasi, dalam sosialisasi proyek pembangunan tersebut, pihak pengembang hanya sekali datang.

“Sosialisasi sekali, lalu besoknya langsung pembangunan,” katanya.

Saat ini, ada sejumlah warga yang mengaku mendapat intimdasi dari orang yang diduga menjadi backing pembangunan tersebut.

“Saya harap ada tindakan dari pihak terkait atas pembangunan tersebut,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan, terkait pembangunan tersebut pihaknya belum menerima laporan dari dinas terkait.

Namun, pembangunan perumahan itu jelas bisa mengurangi lahan terbuka hijau di Cimahi.

“Nanti kita akan cek dulu mengenai perizinan dan lainnya,” katanya.

Saat melihat langsung ke lokasi pembangunan, lanjut Ajay, dirinya pun merasa kaget karena ada proyek yang tidak diketahuinya.

“Kita akan telusuri siapa pemilik lahan dan pengembangnya,” ujarnya.

Kendati demikian, Pemerintah Kota Cimahi bisa kesulitan menghentikan proyek tersebut apabila tanah maupun pengembangnya milik swasta.

“Kalau milik swasta agak sulit juga, karena kalau sudah mengurus izin ya sah-sah saja,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …