Lapangan Kerja Berkurang karena Zaman Digital, Disnakertrans Jabar Janji Siapkan Solusinya

Ilustrasi.( Foto:riana setiawan/pojokbandung)

Ilustrasi.( Foto:riana setiawan/pojokbandung)

POJOKBANDUNG.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menilai dampak digitalisasi pada lapangan pekerjaan memiliki sisi negatif dan positif.

Disnakertrans akan berusaha mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk menghadapi tantangan era digitalisasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Ferry Sofwan Arif, mengatakan, perkembangan teknologi informasi atau digitalisasi terhadap bidang ekonomi atau lapangan kerja merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindarkan.

“Kita tidak bisa menolak perkembangan dan kemajuan zaman,” ungkapnya saat diwawancarai Radar Bandung, Senin (9/4).

Ia mengakui akan adanya sebuah pergeseran terkait penyerapan tenaga ketenagakerjaan di bidang-bidang tertentu yang masih menggunakan orang atau manusia seperti penjaga pintu tol, teller bank, dan masih banyak lainnya.

“Mungkin suatu saat nanti, pom bensin juga tidak akan menggunakan manusia lagi,” ujarnya.

Ferry menuturkan, sisi lain efek dari digitalisasi tersebut juga akan menumbuhkan berbagai lapangan pekerjaan yang baru. Ia menyadari, memang ada pengurangan SDM, namun hal tersebut bukanlah sebuah jalan buntu menurutnya.

Pihaknya akan mendorong para SDM tersebut agar dapat bekerja di lapangan kerja yang baru.

“Kita dorong agar SDM ini dapat mempunyai kompetensi di bidang teknologi dan informasi,” tuturnya.

Menelisik di Jabar sendiri, Ferry mengatakan bahwa para pelaku usaha kecil ataupun menengah harus dapat menyesuaikan usahanya terutama dalam strategi pemasaran di masyarakat.

Fenomena market place atau sekelompok orang yang mengelola berbagai penjualan merupakan sebuah alternatif untuk menjawab kebuntuan para pekerja yang tergeser perkembangan zaman.

“Coba lihat seperti Tokopedia, Bukalapak dan lainnya yang dikelola anak-anak muda. Hal tersebut yang bisa menjadi fokus kita mendorong para SDM atau pekerja sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, pengurangan orang dalam sebuah bidang pekerjaan memang akan terjadi, namun tak lantas pekerja tersebut akan kehilangan pekerjaannya.

Pihaknya akan mencoba menyalurkan pekerja tersebut ke bidang atau kompetensi lainnya dengan penyesuaian yang ada di perusahaan tempat ia bekerja.

“Masih ada solusi, entah ia dipindahkan bidangnya, atau kita pindahkan ke lapangan pekerjaan lainnya. Toh masih banyak kesempatan,” kata Ferry.

Selain itu, pihaknya juga hingga sekarang tetap gencar menyelenggarakan berbagai pelatihan ketenagakerjaan baik dari berbagai bidang.

loading...

Feeds