Ineu : Kartini Zaman Now Jangan Tinggalkan Dapur dan Kasur

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari Sos MM  didampingi Sekretaris Dewan, Daud Achmad, di acara peringatan Hari Kartini 2018 di kantor DPRD Jabar, Jumat (20/4/2018).

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari Sos MM didampingi Sekretaris Dewan, Daud Achmad, di acara peringatan Hari Kartini 2018 di kantor DPRD Jabar, Jumat (20/4/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Raden Ajeng (R.A) R Kartini adalah  seorang wanita pelopor pejuang keadilan untuk kaum perempuan Indonesia. Sebagai pahlawan emansipasi wanita, Kartini gigih dalam memperjuangkan emansipasi atau kesetaraan gender selama hidupnya, terutama di bidang pendidikan.


Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari Sos MM mengatakan, peringatan Hari Kartini memiliki makna yang besar bagi kaum perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan emansipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

“Kartini telah membuka pola pikir, pola tindak dan mata hati kaum perempuan Indonesia dan berkat perjuangan beliau. Saat ini sudah sangat banyak kaum perempuan Indonesia menempati posisi strategis di berbagai instansi pemerintah maupun swasta, termasuk menjadi pimpinan parpol.

“Tanpa pendidikan dan keberanian tampil ditengah masyarakat, serta perjuangan yang gigih, mungkin saya tidak akan diberi kepercayaan oleh partai untuk menjadi Ketua DPRD Jabar. Meski begitu, sebagai wanita tentunya kita tidak boleh meninggalkan kewajiban rumah tangga, terutama soal dapur dan kasur,” tutur Ineu saat pengarahan kepada pengurus dan anggota Darma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Jabar pada acara peringatan Hari Kartini 2018 di kantor DPRD Jabar, Jumat (20/4/2018).

Ineu mengingatkan, ditengah kesibukan tugas dan tanggung jawab sebagai perempuan karir, harus  tetap berusaha menyempatkan diri untuk melayani suami.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Jabar, Daud Ahmad, yang juga Penasihat Darma Wanita Persatuan Setwan Jabar mengatakan, sebelum era RA Kartini, perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga, tapi kini sudah sangat banyak eksistensi perempuan Indonesia dalam berbagai sektor kehidupan dan pekerjaan.

Kartiini saat ini dan kedepan adalah pejuang-pejuang gender dengan tetap mengurus keluarga, mengedepankan pendidikan, sosial dan berkarier.  Namun,  Daud juga perpesan kepada para istri untuk tetap memberi semangat kepada suatu untuk bekerja mencari nafkah.

“Lepaslah kepergian suami ke kantor dengan kasih sayang bukan dengan cemberut, karena akan mempengaruhi kinerja suami di kantor,” tandas Daud.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Setwan Jabar Miraseti K Daud Ahmad, mengatakan, peringatan hari Kartini tingkat Sekretariat DPRD Jabar 2018 mengusung tema “Melanjutkan Kepeloporan Kartini sebagai Inspirasi Kreatifitas Kaum Perempuan”.

Peringatan Kartini 2018 ini, diwarnai sederet lomba, seperti pasang dasi, dimana ibu-ibu memasangkan dasi kepada suaminya dengan cara cepat dan benar, lomba kreasi memakai kerudung dan lomba melantunkan asmaul husna.

Dari tiga jenis yang diperlombakan, panitia menyiapkan tropi dan hadiah untuk juara 1, 2, 3 dan harapan.

Selain itu, ada juga doorprize dari Ketua DPRD Jabar dan Sekwan bagi yang bisa menjawab dengan benar dan tepat.

(man/mun)

Loading...

loading...

Feeds