Perempuan Ini Tega Buang Bayinya ke Atas Genting

Tersangka S diamankan kepolisian (Gatot/Radar Bandung)

Tersangka S diamankan kepolisian (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Tak mau menanggung malu, perempuan berinisial S (18) tega membuang bayi laki-laki yang baru dilahirkannya. Perbuatan sadisnya itu berawal pada saat perutnya merasa mulas. Ketika di dalam toilet, ternyata ia melahirkan seorang bayi.


Dengan rasa kepanikan yang tinggi, seorang pekerja home industri di wiliyah Kecamatan Cimahi Selatan itu nekat membuang bayi laki-lakinya ke atas genteng hingga tewas.

Kapolsek Cimahi Selatan AKP Sutarman mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di Blok Cisegel, Jalan sindang Sari Barat, RT 02, RW 09, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan.

Setelah mengumpulkan keterangan (pulbaket) dari para saksi dan hasil olah TKP akhirnya, Unit Reskrim mendapatkan satu nama yang mengerucut pada S. Diketahui, S merupakan warga Kertasari Kabupaten Bandung.

Tidak membutuhkan waktu lama, S pun langsung ditangkap dan akhirnya mengakui jika bayi yang dibuangnya merupakan anak kandungnya.

“Dari hasil olah TKP, tersangka berhasil diamankan di rumah orang tuanya Selasa (10/4) sekitar jam satu siang,” kata Sutarman di Mapolsek Cimahi Selatan, Jalan Mendut, awal pekan lalu.

Sutarman menjelaskan, awal mula ditemukannya jasad bayi tersebut, saat pemilik rumah Esih mencium bau bangkai di atap rumahnya. Kemudian dia menyuruh anaknya untuk mengecek, ditemukan keresek hitam yang ditindih genting dan ternyata berisi jasad bayi.

“Saat ditemukan jasad bayi laki-laki tersebut masih terpasang ari-arinya dan sudah dalam kondisi membusuk. Dari pengakuan tersangka, jasad bayi tersebut dibuang Jumat (6/4) malam,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 341, dan pasal 342 KUHPidana tentang membunuh anak kandungnya sendiri dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu, S yang harus mendekam di penjara dengan waktu yang lama, terus tertunduk saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.

Dia mengaku menyesal telah membuang anaknya hingga tewas. Saat itu dirinya panik dan tidak tahu harus berbuat apa.

“Saya malu dan panik. Saya menyesal,” ujarnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kodam Cendrawasih Siap Dukung PON XX Papua

POJOKBANDUNG.com, JAYAPURA – Dalam rangka meminta dukungan dari Kodam XVII/Cenderawasih, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin bersama rombongan melaksanakan …

Pedagang Jamur Ketiban Berkah Hujan

POJOKBANDUNG.com, PAMULIHAN – Musim hujan yang tengah melanda saat ini, membawa angin segar bagi penjual jamur disepanjang jalan raya Bandung-Cirebon …