Burgerkill Tampil di Killchestra, Seru Banget!

DCDC x Hellshow 'Killchestra' berhasil membuat ribuan penonton merinding kagum dengan penampilan Burgerkill. (NIDA KHAIRIYYAH‎/RADAR BANDUNG)

DCDC x Hellshow 'Killchestra' berhasil membuat ribuan penonton merinding kagum dengan penampilan Burgerkill. (NIDA KHAIRIYYAH‎/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Killchestra yang dipersembahkan DjarumCoklatDotCom (DCDC)  x Hellshow berhasil menampilkan kemasan super epiknya. ‎Dalam pengelaran kali ini, raksasa metal Indonesia asal Kota Bandung, Burgerkill, memberikan penampilan spesial melalui format orkestra.

‎Ribuan begundal (fans burgerkil) memadati Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Taman Sari, Kota Bandung Minggu (15/4) pagi.

Rangkaian kegiatan yang dibuka dengan penampilan dari DCDC ShoutOut!, eksebisi foto, spesial show, artefak hellshow sejak 2005, artefaknya Burgerkill, lelang karya Burgerkill dan ada diskusi kreatif industri metal market dan banyak lainnya.

‎Killchestra yang didukung penuh DCDC untuk suguhan apresiasi kepada begundal, setelah lima tahun menyelenggarakan hellshow. Kehadiran Killchestra, menjadikan Burgerkill sebagai musisi kedua di dunia yang membawa musik metal ke dalam balutan orkestra.

Konser yang dibalut musik orkestra ini dikemas se-ekslusif mungkin, selain karena bermain indoor, Burgerkill ingin memberikan rasa yang berbeda kepada fans setianya.

‎”Ada banyak lagu yang membuat kita harus mengubah kebiasaan dalam bermainnya,” ujar Ebenz, salah seorang personel Burgerkill di Sabuga Bandung.

‎Acara puncak yang dimulai pukul 20.00 WIB itu pun diawali dengan lagu darah hitam kebencian, kurang lebih tiga jam Burgerkill terus menggebrak para begundal untuk terus bernyanyi.

Ia mengakui, Bugerkill mengandeng komporser handal tanah air, Alvin Witarsa dalam memilih lagu untuk digabungkan ke partirtur musik orkestra.‎ Ada 6 lagu yang dipilih dari perwakilan album-album terdahulu yang disesuaikan dengan mood lagi.

Menurutnya, ‎Hellshow akan dijadikan Burgerkill sebagai budaya baru, selain ingin meramaikan suasana mereka pun ingin memberikan kesempatan untuk seluruh band di Indonesia.

“Kita ngundang band berbahaya dari setiap daerah di Indonesia,” tegasnya.‎

‎Sementara itu, perwakilan DCDC, Agus Dhani Hartono menyebut, Killchestra berakhir dengan memuaskan dan semuanya melebihi ekspetasi.‎ Killchestra adalah hasil sebuah pertemanan, sehinga ia mengaku sangat merinding saat melihat hasilnya.

“Saya kalau nonton dari awal sampai akhir bisa nangis gak berhenti, mereka keren banget!” ucapnya saat ditemui di tengah-tengah acara.

Kesetaraan dan kesejahteraan musisi luar negeri dan dalam negeri, membikin event di pertengahan bulan adalah tantangannya. Terlebih melihat harga tiket yang mahal untuk kelas Kota Bandung, yaitu Rp100.000 hingga Rp150.000.

DCDC datang dengan warna pertemanan antara koki dan masakan, sehingga selalu merasakan perasaan yang berbeda.

“Dengan event sebelumnya sangat berbeda, sehingga untuk kali ini kami akan mempersiapkan after event melalui pengadilan musik,” ucapnya.

“Saya sangat berterima kasih atas apresiasi seluruh warga Indonesia khususnya Jawa Barat yang sudah datang sejak siang hingga selesainya kegiatan,” imbuhnya.

Dhani menyebut, tidak ada kontrak khusus yang mengikat Burgerkill. Sehingga, jika burgerkill ingin menyicipi perusahaan lain maka DCDC tidak akan melarang.

loading...

Feeds

Tips Wisata Kuliner di Bandung

Wisata kuliner bandung memang banyak menjadi tujuan utama para pendatang di kota Bandung. Bandung memang sangat terkenal dengan berbagai sajian …