364.980 Jiwa Warga Cimahi Berhak Ikut Salurkan Suara Pilgub Jabar

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan DPT Pilgub Jabar 2018 di kantor KPU Kota Cimahi Jalan Pesantren Kota Cimahi (Gatot/Radar Bandung)

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan DPT Pilgub Jabar 2018 di kantor KPU Kota Cimahi Jalan Pesantren Kota Cimahi (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 di Kota Cimahi sebanyak 364.980 jiwa.

Angka tersebut keluar dari hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penetapan DPT Pilgub Jabar 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor KPU Kota Cimahi Jalan Pesantren Kota Cimahi, Kamis (19/4).

Menurut ketua KPU Cimahi Handi Dananjaya, DPT yang telah ditetapkan seluruhnya memiliki kesempatan menyalurkan hak pilih dalam pesta demokrasi nanti.

“Jumlah tersebut merupakan warga yang berhak menyalurkan hak pilih pada Pilgub Jabar 2018,” katanya.

Berdasarkan data KPU Kota Cimahi, DPT Pilgub Jabar 2018 dengan 364.980 jiwa terbagi dalam pemilih laki-laki 180.788 jiwa dan pemilih perempuan 184.192 jiwa. Jumlah pemilih yang ada tersebar di 983 TPS di 15 kelurahan se-Kota Cimahi.

“Terjadi peningkatan jumlah pemilih pada DPT dibanding Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan bulan lalu. Dari DPS ke DPT selisihnya 567 orang, naik dari jumlah di DPS 364.413 pemilih menjadi 364.980 pemilih,” jelasnya.

Menurut Handi, data kependudukan pada E-KTP menjadi kunci dalam verifikasi jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPT. Sebab, sesuai persyaratan dalam undang-undang, warga yang hendak mencoblos harus memiliki E-KTP atau Suket.

“Saat verifikasi sempat ada kesulitan karena, pemilih tidak semua warga Cimahi memiliki E-KTP. Misalnya,  nama warga ada di data kependudukan tapi, belum merekam data E-KTP,” tuturnya.

Sementara itu, dalam pihak Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Kota Cimahi, memberikan rekomendasi ke disdukcapil agar, pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-ktp didorong untuk, segera melakukan perekaman ataupun penyedian suket.

“Diharapkan segera terbit surat keterangan untuk memback up manakala e-ktp belum jadi atau dicetak, pada saat hari pemungutan suara. Jumlah Pemilih pemula di Cimahi saat ini sebanyak 3590,” ujat Ketua Panwaslu Cimahi, Yus Sutaryadi.

Dia menambahkan, dalam tenggat waktu kurang lebih 60 hari, proses perekaman dan pembuatan Suket diharapkan bisa segera dituntaskan.

“Jadi, bagi pemilih yang sudah melakukan perekaman tetapi belum jadi fisik e-ktpnya maka, otomatis disdukcapil wajib hukumnya untuk menerbitkan surat keterangan,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds

Sule – Lina Akhirnya Resmi Bercerai

Komedian Sutisna alias Suleakhirnya resmi menyandang status duda setelah Pengadilan Agama Cimahi, Jawa Barat, mengabulkan gugatan cerai dari Lina.