Ternyata Bos Miras Oplosan Maut Cicalengka Adalah Pengusaha Sawit

Gelar perkara di rumah SS, bos miras Oplosan, di Jalan Raya By Pass No. 40 Kp. Bojong Asih Rt. 03/08 Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. (Riana Setiawan/Radar Bandung)

Gelar perkara di rumah SS, bos miras Oplosan, di Jalan Raya By Pass No. 40 Kp. Bojong Asih Rt. 03/08 Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. (Riana Setiawan/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Polisi membekuk pria berinisial SS, tersangka utama kasus miras yang menewaskan puluhan jiwa di Cicalengka, Kabupaten Bandung. SS ditangkap tim gabungan Dit Reskrimum, Dit Res Narkoba Polda Jabar dan Polres Bandung, Rabu (18/4) dini hari pukul 01.00 WIB.

Penangkapan SS dilakukan di perkebunan kelapa sawit perbatasan Sumatera Selatan-Jambi. Sebab SS diketahui punya lahan sawit seluas 29 hektar.

Di perkebunan tersebutlah SS menjalani pelarian atas kasus miras yang menggemparkan publik itu.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto. Kapolda mengatakan, sebelum mengungkap dalang di balik miras oplosan, pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam.

“Akhirnya tersangka ditangkap di kebun sawit setelah kami intai,” ucapnya, usai gelar perkara di rumah SS, Jalan Raya By Pass No. 40 Kp. Bojong Asih Rt. 03/08 Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.

Dalam pelariannya, SS menempuh perjalanan menuju ke Banten melalui perjalanan darat, lalu menyebrang ke laut melalui pelabuhan Merak.

Setibanya di Lampung, ia menempuh perjalanan ke Pekanbaru dan Palembang bersama seorang kerabatnya. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Musi, Banyuasin.

Sementara pantauan Radar Bandung (grup pojokbandung.com), rumah SS di Cicalengka tampak besar dan mewah. Di dalamnya terdapat kolam renang dan bunker tempat pembuatan miras.

Polisi juga mendalami kekayaan SS itu dengan bisnis miras mautnya yang sudah dijalani selama dua tahun terakhir.

“Sekarang sedang didalami,” kata Agung.

Dalam gelar perkara tersebut terungkap, tersangka lain yang sudah diamankan adalah S, HM suami istri yang diduga memproduksi, serta JS yang diduga berperan sebagai penjual. Lalu, W yang diduga penjual di kawasan Cibiru, Bandung.

S dan HM telah memproduksi dan memperjualbelikan miras oplosan yang biasa disebut Ginseng itu kepada masyarakat dengan cara menjualnya ke kios di Jalan Raya By pass Rt 03/08 Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Penjualan ini dibantu JS.

JS berhasil diamankan bersama HM. Menurut HM, SS merupakan otak penting pembuat miras. Setelah dilakukan pengembangan, SS berhasil ditemukan di Daerah Sumatera, sedangkan W diamankan oleh Polrestabes Bandung.

Bahan yang digunakan untuk produksi miras tersebut di antaranya air mineral kemasan merek Minola, pewarna merek Redbell, minuman berenergi dan alkohol.

Dalam sehari, mereka mampu memproduksi minuman oplosan jenis ginseng tersebut sebanyak 10 dus yang berisi 240 botol.

Harga satu kardusnya Rp270.000, sementara harga per botolnya Rp20.000.

(bbb)

loading...

Feeds

Tips Wisata Kuliner di Bandung

Wisata kuliner bandung memang banyak menjadi tujuan utama para pendatang di kota Bandung. Bandung memang sangat terkenal dengan berbagai sajian …

KPSN Terus Gulirkan Wacana Reformasi PSSI

Gerakan yang dilancarkan Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) untuk mereformasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendapat sambutan hangat …