Dewan Dorong Peningakatan Kerjasama Asia Afrika

KAA: Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar, Syahrir SE, saat Pengibaran Bendera Anggota Negara Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

KAA: Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar, Syahrir SE, saat Pengibaran Bendera Anggota Negara Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendorong peningkatan kerjasama dengan negara-negara Asia Afrika dalam berbagai bidang yang bernilai ekonomi dan saling menguntungkan kedua negara.


Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jabar, Syahrir SE, saat Pengibaran Bendera Anggota Negara Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Menurut Syahrir, peringatan KAA merupakan proses napak tilas untuk mengingatkan sejarah di Kota Bandung. Selain itu, KAA sangat membanggakan untuk Indonesia, khususnya Jabar dengan semangat membangun kebersamaan.

“Dalam arti kemerdekaan hak segala bangsa persamaan lainnya dikembangkan bersama-sama di KAA,” ujar Syahrir.

Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia Afrika sangat bagus dan respon negara-negara Asia Afrika pun menyambut pangsa pasar ekonomi dengan baik, dimana Jabar tentunya bisa mengisi peluang-peluang perekonomian yang tumbuh pesat di Afrika tersebut.

“Kita menginginkan ada kebersamaan dalam satu persepsi membangun satu negara yang lebih baik di bidang ekonomi kerjasama saling menguntungkan diantara sesama Asia Afrika,” ucap politisi Gerindra tersebut.

Syahrir berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dapat mengembangkan kerjasama dengan memanfaatkan Kota Bandung  sebagai Ibukota negara-negara Asia Afrika.

Bahkan, untuk mewujudkannya Pemprov Jabar sudah melaksanakan berbagai kerjasama diantaranya dengan  Sudan, Maroko dan Tunisia.

“Karena Jabar memiliki potensi yang sangat besar sebagai ibukota negara-negara Asia Afrika, seperti yang dikerjasamakan dengan Sudan mengenai peternakan dan pertanian dan Maroko bidang fesyen dan ini cukup menjanjikan. Kemudian dengan Tunisia mengenai wisata yang ditawarkan pemerintah provinsi dan memanfaatkan tawaran tersebut bisa saling menguntungkan,” tandasnya.

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …