Mental Masyarakat, Kunci Pemberantasan Miras

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip. di sela kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Berupa Tuak, Miras Oplosan Hasil Operasi bersama Polres Bandung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung di Jalan Al Fathu Soreang

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip. di sela kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Berupa Tuak, Miras Oplosan Hasil Operasi bersama Polres Bandung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung di Jalan Al Fathu Soreang

“Tadi malam ada yang akan dikirim lagi dengan menggunakan mobil box ke daerah Ciwidey. Tapi kerjasama kita dengan POLRI dan Satpol PP ini bisa dicegah. Pos-pos tempat penjualan di Ciwidey juga sudah kita sweeping dan sudah kita dapatkan hasilnya,” kata Dandim.


Andre Wira menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk peredaran miras di Kabupaten Bandung.

“Kami beserta seluruh jajaran akan bertindak tegas, kita hantam semua, siapapun itu kita proses. Kita sedang mendalami apabila memang terbukti ada oknum di belakang ini, kita akan selesaikan sesuai dengan proses hukum. Kita harus kerjasama, baik pemerintah, TNI/Polri, masyarakat, sama-sama kita hadapi jangan sampai ada lagi korban-korban miras berikutnya,” seru Andre.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Usman Sayogi, membeberkan data hasil penyitaan miras, sebagai barang bukti yang dimusnahkan tersebut.

“Sebelum kejadian Cicalengka kami telah menyita minuman beralkohol (minol) dari berbagai jenis dan merk sebanyak 4.239 botol, tuak sebanyak 483 jerigen (kurang lebih 15.000 liter), 7000 botol refill yang siap diisi ulang. Tadi malam didapatkan lagi di daerah Ciwidey jenisnya sama dengan minuman yang menelan korban di Cicalengka. Dini hari tadi didapatkan juga tuak yang akan di supply ke wilayah timur,” terang Usman.

(*)

Loading...

loading...

Feeds