Kasus Miras Oplosan, Pasangan Yossy-Aries Bakal Optimalkan Majelis Taklim di Tiap RW

Calon Wakil Walikota Bandung nomor urut 2, Aries Supriatna saat berkampanye di kawasan Ujungberung Kota Bandung (Mur/Radar Bandung)

Calon Wakil Walikota Bandung nomor urut 2, Aries Supriatna saat berkampanye di kawasan Ujungberung Kota Bandung (Mur/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Calon Wakil Walikota Bandung nomor urut 2, Aries Supriatna prihatin dengan kasus miras oplosan yang menewaskan lebih dari 30 orang di wilayah Kabupaten Bandung. Ia berharap kasus serupa tak terjadi di Kota Bandung.

Pasangan Yossi Irianto itu mengatakan, peran serta semua stakeholder sangat diperlukan agar kasus tewasnya para pemuda di Kabupaten Bandung itu tak sampai terulang kembali. Salah satu yang harus dimaksimalkan ialah peran orang tua atau keluarga.

“Keluarga harus membina dan membentengi anak-anak dan anggota keluarga mereka dari hal-hal negatif yang dapat merusak generasi muda. Kuncinya di keluarga,” ujar Aries kepada wartawan saat berkampanye di kawasan Ujungberung Kota Bandung, Kamis (12/4).

Orang tua dan keluarga, sambung Aries, harus memantau pergaulan anak-anak mereka di luar rumah. Anak jangan sampai dibiarkan terjerumus kepada hal-hal negatif seperti mengonsumsi miras, narkoba hingga seks bebas.

Untuk membina keluarga, pasangan yang dikenal dengan tagline Bandung Hebring itu, berencana akan mengoptimalkan peran majelis taklim di setiap RW di Kota Bandung. Pembinaan akhlak dan keimanan warga Bandung akan menjadi prioritas.

Selain memperkuat masyarakat dari sisi keimanan atau keagamaan, menurut Aries, majelis taklim juga memiliki peran lain yang tak kalah efektif yakni untuk membantu menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat, terutama kepada jamaahnya.

“Pembangunan itu tidak hanya fisik, tapi prioritas kami juga membangun akhlak, mental dan SDM warga Bandung. Anak-anak juga harus mengaji dan dibina akhlaknya sejak kecil,” kata Aries.

Di samping itu, ia berharap para aparat kewilayahan seperti Ketua RT, Ketua RW, Lurah hingga Babinkantibmas dan Babinsa dapat lebih responsif dalam melaporkan setiap kejadian di wilayahnya agar setiap potensi masalah dapat segera diatasi.

“Selain aparat kewilayahan, masyarakat juga harus berperan aktif melaporkan bila menemukan hal-hal yang berpotensi membahayakan masyarakat seperti peredaran miras dan sebagainya,” jelasnya.

Ia pun berharap komitmennya dalam memberantas peredaran miras dan narkoba di Kota Bandung didukung aparat berwenang dengan rutin melakukan pengawasan dan mengambil tindakan tegas bila menemukan peredaran miras dan narkoba di masyarakat.

Sebab bila dibiarkan, Aries khawatir miras dan narkoba akan kembali memakan banyak korban seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung.

“Apalagi regulasinya sudah jelas. Bila miras dijual sembarangan, itu tindakan pidana. Kami mendukung penegakan hukum bagi mereka yang menjual dan mengedarkan sembarangan,” beber Aries.

(*/mur)

loading...

Feeds

Agnez Mo Makin Intim dengan Kekasih

 Agnez Mo masih saja enggan berbagi tentang kisah asmaranya dengan Jeffrey J Kopchia. Pelantun Coke Bottle itu tak jua mengunggah foto …