Kata Bupati Abubakar, KPK Tanya Soal Penggalangan Dana Pencalonan

Bupati Kabupaten bandung Barat, Abubakar, saat menggelar konfrensi pers di kediamannya di Lembang, terkait pemberitaan dirinya tertangkap tangan oleh KPK, Selasa (10/4). (HABIBIE/RADAR BANDUNG)

Bupati Kabupaten bandung Barat, Abubakar, saat menggelar konfrensi pers di kediamannya di Lembang, terkait pemberitaan dirinya tertangkap tangan oleh KPK, Selasa (10/4). (HABIBIE/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Setelah diberitakan kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Kabupaten Bandung Barat, Abubakar, buka suara. Dia membantah penangkapan itu, Selasa (10/4) malam.


Abubakar mengakui, sebelumnya memang ada dua orang pejabat KPK yang mendatangi dirinya untuk dimintai keterangan dan klarifikasi pada jam setengah lima sore hingga jam delapan malam.

Dia menjelaskan, pada hari Selasa dia sibuk menjalankan tugas sebagai bupati seperti agenda biasanya, dan setelah itu beristirahat di rumah dinas yang bertempat di Kota Baru Parahyangan, Padalarang.

Di sela-sela itu dirinya juga sedang memberikan support persiapan kepada istri karena akan mengikuti debat publik pada keesokan harinya.

“Karena persiapan besok (hari ini) akan ada acara debat. Tapi pada sore hari pada laporan dari ajudan ada tamu pas ditanya rupanya pejabat dari KPK, saya terima saja kenapa tidak,” jelas Abubakar saat menggelar konfrensi pers di kediamanya di Lembang, kemarin.

Menurut Abubakar, inti dari kedatangan dari KPK untuk meminta keterangan dan klarifikasi karena mendapat laporan bahwa bupati sedang melakukan penggalangan dana.

“KPK meminta keterangan bahwa mendapatkan laporan, kalau bupati sakit, atau menjadi tim sukses untuk salah satu calon dan sedang melakukan menggalangan dana. Bahwa saya memerintahkan kepala dinas untuk menggalang dana keperluan saya untuk berobat dan dalam konteks ibu sedang proses melakukan pencalonan,” jelasnya.

“Saya menjelaskan justru terbalik, saya malah mewanti-wanti kepada kepala dinas untuk berbuat sesuai tupoksi, karena menjelang pilkada banyak cctv pasangan calon lain,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, ketika berada di depan kepala dinas, dan kepala desa untuk tidak meminta di bekali apa-apa.

Loading...

loading...

Feeds

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …