Satgas Pangan Sidak Ikan Kalengan di Sejumlah Pasar

Satuan Tugas Pangan melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kabupaten  Bandung

Satuan Tugas Pangan melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kabupaten Bandung

POJOKBANDUNG.com – Satuan Tugas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kabupaten  Bandung, guna menindaklanjuti hasil temuan cacing pada ikan dalam kemasan.

Satgas ini terdiri dari Dinas Perdagangan dan Industri (Disperin), Dinas Pangan dan Perikanan (Dispakan), Dinas Kesehatan dan Kepolisian.

Kepala Disperin Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengungkapkan, pihaknya bersama tim sudah memberikan surat edaran terhadap pemilik toko baik tradisional maupun modern, untuk tidak menjual merk ikan yang terkontaminasi cacing.

“Hari ini kita lakukan sidak untuk makanan kaleng jenis ikan makarel, di beberapa pasar. Hasilnya untuk pasar moder tidak ditemukan ikan yang mengandung cacing, karena sebelumnya kami sudah memberikan edaran dan mereka konsisten,” imbuhnya usai  melakukan Sidak di pasar modern Borma Cinunuk, Rabu (4/4).

Lebih lanjut dia mengungkapkan sesuai pernyataan dari BPOM, cacing yang ditemukan dalam makanan kalengan jenis ikan makarel, pertama kali ditemukan di Sumatra.

Tercatat ada sekitar 27 merk produk ikan makarel yang tercemar. Saat informasi tersebut ramai di media tambahnya, satgas pangan Kab.Bandung segera mengantisipasi peredaran merek tersebut, baik melalui surat edaran dan sidak lapangan.

“Meski di pasar modern tidak ditemukan, tapi tetap konsumen harus lebih teliti. Jenis ikan kalengan itu ada beberapa jenis, seperti makarel, sarden, dan ikan tuna. Kita sudah intruksikan sebelumnya untuk dilakukan penarikan terakhir pada kamis, (29/3/2018). Dan sesuai temuan juga di lapangan, ada 4 kaleng yang tercemar yakni di pasar Sayati dan Majalaya. Kita sarankan untuk return barang supaya pedagan ini tidak rugi,” kata dia.

loading...

Feeds

AFC Resmi Jatuhkan Sanksi buat PSSI

AFC secara resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Hukuman kepada PSSI diputuskan setelah Komisi Disiplin AFC melakukan penyelidikan.

Kontraktor ‘Serang’ Walikota Cimahi Ajay

Sejak Ajay M. Priatna menjabat Walikota Cimahi terhitung Oktober 2017 lalu, sejumlah pemborong maupun kontraktor merasa dirugikan dengan kebijakannya dalam …