Pembuatan E-KTP untuk Lansia Perlu Waktu Khusus, Disdukcapil Bandung Cuma Andalkan Satu Alat Perekam

Perekaman e-KTP Untuk lansia di Bandung (Riana Setiawan/Radar Bandung)

Perekaman e-KTP Untuk lansia di Bandung (Riana Setiawan/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Meski bermodalkan satu alat rekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Lurah Samoja Kecamatan Batununggal mengapresiasi upaya Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung dalam merekam warga penyandang disabilitas dan lanjut usia (Lansia).


Lurah Samoja, Murni Hidayah menjelaskan, kelurahan Samoja memiliki 17 warga penyandang disabilitas dan lansia. Di hari pertama perekaman, empat warga disabilitas dan lansia yang terlayani.

“Kita siap mendampingi Disdukcapil, kalau tidak selesai hari ini kita siap saja,” ujar Murni di kantor kelurahan Samoja, Jalan Pacar, Kota Bandung, Senin (2/4).

Murni mengatakan, perekaman tersebut bukan hanya untuk pelengkapan data eKTP, melainkan pelengkapan data untuk Coklit. Hal tersebut sangat penting untuk mayarakat biasa ataupun berkebutuhan khusus.

“Semua punya hak, hak untuk perekaman dan pembuatan data pribadi,” ungkapnya.

Disinggung mengenai efisiensi  hanya menggunakan satu alat, Murni mengatakan, untuk kebutuhan alat memang belum maksimal.

Padahal kata dia, kecamatan batununggal memiliki 83 RW, 8 kelurahan, untuk kelurahan Samoja ada 11 RW. Dalam menangani perekaman untuk satu disabilitas dikatakanya memerlukan waktu kurang lebih setengah jam.

“Melayani satu orang saja perlu waktu kan, jadi kalau bisa di tambah alat, untuk mempercepat,” tuturnya.

Kata Murni, jika alat perekaman disabilitas ada empat atau lima, sudah lumayan bisa mempercepat penyebaran dan mobilisasi. Banyak warga yang ingin cepat dapat pelayanan yang sama.

“Yang diinginkan dari masyarakat kan ini sebenarnya, sekarang akhirnya terfasilitasi,” tuturnya.

Tetapi Kata Murni, yang perlu diapresiasi lebih lanjut, bukan keterbatasan alat, melainkan kesabaran dari pegawai yang bisa sabar dalam melakukan perekaman.

Ia berharap, warga disabilitas khususnya kelurahan Samoja bisa cepat tuntas, walapun harus dua hari kerja.

“Tadi ada 11 RW dan yang 11 itu tidak semua ada disabilitas ada di RW 7, RW 6 RW11 dan RW 1,” sambungnya.

Estimasi waktu perekaman, menurutnya menyesuaikan situasi dan kondisi. Ada yang memerlukan waktu 45 menit, ada juga yang hampir setengah jam. Bahkan ada juga lansia yang lumpuh.

“Kalau saya rasa pelayanan sudah maksimal,” pungkasnya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …