BPJS Kesehatan Jabar Bangun Sinergi Lintas Stakeholder

SIMBOLIS: Asisten Deputi Bidang SDM UKP BPJS Kesehatan Kedeputian Jabar, Wiwid Wijayadi (kiri) didampingi Asisten Deputi Monev Mirah Sutrisni (kanan) saat memberikan cideramata pada Kabid. Pengawas Disnakerktrans Jabar Ludovicus Protomo (tengah).

SIMBOLIS: Asisten Deputi Bidang SDM UKP BPJS Kesehatan Kedeputian Jabar, Wiwid Wijayadi (kiri) didampingi Asisten Deputi Monev Mirah Sutrisni (kanan) saat memberikan cideramata pada Kabid. Pengawas Disnakerktrans Jabar Ludovicus Protomo (tengah).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wilayah Kedeputian Jabar menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholder di Jabar. Pertemuan itu sebagai upaya peningkatan kepatuhan dan pengawasan pemeriksaan terhadap badan usaha sekaligus untuk mensinergikan kepatuhan bagi para pemberi kerja swasta.


Hal tersebut dikatakan Asisten Deputi Bidang SDM-UKP BPJS Kesehatan Kedeputian Jabar, Wiwid Wijayadi didampingi Asisten Deputi Monev Mirah Sutrisni. Menurutnya, berdasarkan surat edaran Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga nomor 6 Tahun 2017 tentang Rencana dan Strategi Pengawasan dan Pemeriksaan Atas Kepatuhan Pemberi Kerja selain Penyelenggara Negara, dalam strategi pemeriksaan bisa melakukan kerjasama melalui dukungan kemitraan dengan Lembaga Pemerintahan atau lembaga penegakan hukum. Seperti, Dinas Tenaga Kerja atau UPTD Pengawas.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat mempermudah kerjasama dilapangan agar meningkatkan jumlah kepesertaan dan iuran JKN-KIS,” ucap Wiwid saat ditemui di Cihampelas, Bandung, Rabu (28/3/2018).

Hal senada diungkapkan, Asisten Deputi Monev, Mirah Sutrisni. Kata dia, tujuan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi, batasan dan keterkaitan antar fungsi petugas pengawas pemeriksaan. Tentunya, imbuh Mirah, antara BPJS Kesehatan dengan Petugas Pengawas Pemeriksaan instansi atau Dinas Ketenagakerjaan bisa saling bersinergi.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan terhadap Badan Usaha bersama Pemda dan bersinergi dengan Kejati Jabar serta Instansi dan lembaga terkait,” papar Mirah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Ludovicus Protomo menjelaskan , kerjasama ini sebagai daya ungkit yang signifikan atas pencapaian hasil pemeriksaan dilapangan oleh Petugas Pemeriksa Kepatuhan. Hal ini untuk meningkatkan pencapaian kinerja perluasan kepesertaan JKN-KIS.

“Kami menyambut baik koordinasi antar bidang ini. Program JKN-KIS ini juga merupakan agenda strategis nasional untuk meningkatkan kolektabilitas iuran segmen PPU badan usaha swasta,” jelasnya.

Terkait pendaftaran menjadi peserta JKN-KIS, masyarakat dapat mendaftara melalui Care Centre di 1500 400, website atau drop box yang berada di beberapa Kantor Kecamatan ataupun di pusat perbelanjaan seperti BIP dan Istana Plaza atau mendownload Aplikasi Mobile JKN di App Store dan Android.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Harga Eceran Bawang Putih Masih Mahal

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Harga bawang putih berangsur turun. Itu terjadi di sejumlah  Pasar tradisional Kota Cimahi. Pedagang di tingkat eceran …

Launching Tim Persib Tanggal 25

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung akan segera memperkenalkan skuat yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020 dalam balutan acara launching …

Persib Vs Persikabo tanpa Penonton

POJOKBANDUNG .com, BANDUNG – Uji tanding antara Persib Bandung dan Tira-Persikabo dipastikan berpindah venue. Laga tersebut awalnya akan berlangsung di …

Tak Mau Kadernya Promosikan Keluarga

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti situasi politik 2024 mendatang. Pada tahun …

Pimpinan KPK Hentikan 36 Perkara

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Belum tiga bulan menjabat sebagai pimpinan KPK, Firli Bahuri Cs menghentikan 36 perkara dalam tahap penyelidikan. Penghentian …

Sudah Memprediksi Menteri Tak Kompak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketidakkompakan menteri di Kabinet Indonesia Maju sudah mulai terlihat. Salah satunya ketika merespon soal omnibus law RUU …

Mengupas Makna Lain dari Kaleng Bekas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – MENURUT khazanah lokal bahasa Sunda, ngindeuw berarti memungut barang bekas. Selain menggambarkan proses memungut langsung objek dan …

Ribuan Ikan Mati Akibat Limbah

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Fenomena ikan mati massal kembali terjadi di sungai Cipunagara yang melintas di Kampung Ciseupan, Desa Cibuluh Kecamatan …