Heboh Pembobolan ATM Lewat Skimming, Nasabah Bank BRI Cimahi Panik

Ilustrasi transaksi di mesin ATM (Dok JawaPos.com)

Ilustrasi transaksi di mesin ATM (Dok JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com – Munculnya tindak pencurian data elektronik atau skimming Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di beberapa daerah di Indonesia, menjadi trauma bagi masyarakat terutama nasabah.


Di Cimahi, kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cimahi yang berlokasi di Jalan Amir Machmud, mendadak ramai karena didatangi ratusan nasabah.

Mereka mengaku panik setelah mendapat kabar adanya nasabah Bank BRI yang saldonya raib terkena aksi skimming.

Awalnya, para nasabah menerima pesan singkat dari pihak BRI yang berisi, penonaktifan kartu ATM kemudian, nasabah diminta untuk mengganti kartunya di Kantor BRI terdekat.

Isi Short Message Service (SMS) dari pihak BRI pada Sabtu 24 Maret 2018 bertuliskan “Yth, Nasabah BRI, demi keamanan trx kartu ATM Anda kami nonaktifkan. Segera ganti kartu Anda di kantor Cabang BRI terdekat (gratis), info contact BRI 14017.”

“Terus terang saya panik, takutnya atm saya ada yang membobol,” kata salah seorang nasabah BRI Deni Sopyan (34), Senin (26/3).

Jaja Subagja (24) nasabah BRI lainnya menuturkan, sebetulnya ia belum tahu tentang Skimming. Namun, setelah melihat pemberitaan, lantas ia mengecek langsung ATM miliknya.

“Tapi pas dicek udah diblokir sama BRI. Ini menjadi hambatan saat transaksi,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang korban skimming, Tresna Pamungkas (37), sangat menyayangkan atas layanan keamanan pihak bank.

Saldo tabungan miliknya itu tiba-tiba berkurang setelah mendapat SMS dari pihak bank BRI sebanyak tiga kali. Selang waktunya pun hanya beberapa menit saja.

SMS awal masuk pada pukul 20.24 Wib, kemudian pukul 20.25 Wib dan pukul 20.26 Wib. Akibatnya, ia harus mengalami kerugian sebesar Rp5 juta.

“Kalau sudah begini siapa yang bertanggungjawab,” ujar Tresna yang juga merupakan wartawan senior wilayah kerja Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, sudah tidak ada alasan lagi bagi pihak bank untuk tidak menindaklanjuti kasus skimming ini.

Sebab, yang menjadi korban skimming ini tidak hanya dirinya saja. Bahkan, dengan adanya kejadian skimming ini ia menilai bahwa, teknologi bank BRI mudah diretas. Sehingga mengakibatkan kerugian banyak orang.

“Saya harap ada tindak lanjut dari pihak bank. Kalau inginnya sih ganti rugi utuh,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak bank BRI Cabang Cimahi tidak dapat memberikan keterangan. Mereka hanya mengarahkan untuk konfirmasi ke kantor pusat dengan alasan segala kebijakan untuk memberikan keterangan ada di kantor pusat.

(gat)‎

Loading...

loading...

Feeds

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …