Ajay Minta LDII Turut Membangun SDM Cimahi

Musyawarah daerah IV lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) Kota Cimahi (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

Musyawarah daerah IV lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) Kota Cimahi (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Musyawarah daerah IV lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) Kota Cimahi, Jalan Karya Bakti no. 98  RT 01 RW 16, Kp Pasir Kiara, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara.


Hajat tahunan selama lima tahun tersebut akan menetapkam program kerja daerah dari tahun 2018 sampai 2023, memilih dan menetapkan ketua LDII Kota Cimahi. menetapkan hirmatul musda dan menetapkan tingkat daerah.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LDII Kota Cimahi, Ir Wihartono menjelaskan, sebagian kecil framing masyarakat  tentang LDII masih banyak yang menganggap negatif.

“Tetapi setelah berdiskusi dengan Walikota Cimahi, anggapan itu muncul karena kurangnya tabayun,” kata Wihartono dalam sambutanya di Aula Ponpes Baitul Izzah, Jalan Karya Bakti RT 01 RW 16, Cimahi.

Wihartono mengatakan, sebelumnya pihaknya kerap mendengan obrolan di masyarakat bahwa LDII selalu mengelap masjid ketika orang lain melakukan shalat di masjid LDII. Menurutnya hal itu tidak benar.

“Insallah tidak ada yang seperti itu, kita terbuka sama dengan ormas Islam lain jadi mesjid itu milik semua, silakan digunakan,” paparnya.

Kata Wihartono, organisiasi LDII bukan organisasi politik. Anggota LDII dari berbagai macam latar belakang pekerjaan dan hampir rutin mengadakan pengajian selama satu minggu sekali.

“Itu tugas kami dan kami bangga akhirnya musda bisa berjalan baik,” sambungnya.

Wihartono menambahkan, dalam LDII banyak bidang-bidang, seperti bidang pengabdian masyarakat, bidan pendidikan agama dan pramuka juga sudah terbentuk, ada juga hubungan informasi komunikasi dan informasi media.

“Dalam rencana kita juga akan buat SAR-ya, dalam ruang lingkup penelitian kita juga bergerak,” ujarnya

Lanjut Wihartono, taget LDII untuk anak muda yaitu menjadikan anak muda paham agama, dan ketika ditempatkan di mana saja bisa diterima, mereka juga harus bisa mandiri.

“Yang terpenting adalah, rukun, kompak, jujur, amanah, kerjasama baik, berahlakul karimah dan hemat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Walikota Bandung, Ajay M. Priatna menambahkan, Cimahi adalah daerah yang tidak terlalu luas. Penduduknya hampir 600 ribu. Dengan kondisi tersebut keberadan LDII diharapkan turut berperan serta dalam kemajuan Cimahi.

“Saya berharap LDII terus bisa memberikan kemajuan sumber daya manusia yang berahlak,” kata Ajay dalam sambutanya.

Ajay juga membenarkan, sebagian kecil memang masih ada stigma dari beberapa masyarakat yang masih memandang LDII tidak sama seperti organisasi Islam yang lain.

Anggapan tersebut, kata Ajay, tidak benar. Selain itu, Ajay mengatakan, toleransi di Kota Cimahi sangat tinggi, kerukunan berbagai organisasi keagamaan sangat terkoordinasi dengan baik.

“Melalui LDII semoga bisa menebarkan kebaikan untuk warga Cimahi,” pungkasnya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …