Satu Rumah Ambruk di Kecamatan Cimahi Utara

Rumah ambruk di Kampung Anggaraja RT 01/07 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

Rumah ambruk di Kampung Anggaraja RT 01/07 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Cimahi membuat satu rumah di Kampung Anggaraja RT 01/07 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Cimahi, ambruk, Selasa (20/3).

Berdasarkan pantauan Radar Bandung, hanya satu rumah yang ambruk dari pondasi sampai atap, sebagian rumah warga lain hanya terlihat mengamankan barang berharga di depan rumah.

Pemilik rumah yang ambruk, Emilia menceritakan, saat hujan deras hari Selasa (20/3) pukul 16:00 WIB, genangan air masih normal. Namun air kemudian masuk rumah.

“Posisi saya dan suami baru datang ya itu, sebelumnya gak ada air yang masuk,” kata Emilia.

Emilia mengatakan, setelah melihat kejadian tersebut ia langsung keluar dari rumah beserta suami dan belum sempat menyelamatkan beberapa surat-surat berharga yang berada di rumah.

“Setelah sempat kami lolos, fondasi rumah di bagian belakang kami amblas begitu saja,” ujarnya.

Dikatakan Emilia, amblasnya fondasi itu kemungkinan akibat selokannya terlalu kecil, sehingga tidak kuat menahan debit air, yang berada didepan jalan depan rumahnya.

“Jadi amblasnya fondasi tersebut, mengakibatkan rumah saya roboh, sehingga terlihat tanpa dinding,” ungkapnya.

Di tempat yang sama kepala seksi pencegahan dan kesiap siagaan Badan Penangan Bencana Daerah(BPBD) Kota Cimahi,Tigor Sitinjak menjelaskan, BPBD baru mendapat informasi dari warga, saat ini dikatakanya sedang di tinjau lebih dalam,

“Kalau menurut informasi yang didapat dari masyarakat, banjir diakibatkan, tersumbat nya gorong-gorong sungai akibat sampah,” ungkapnya.

Kata Tigor, BPBD sedang dalam proses pendatan, berapa saja kepala keluarga(KK) yang mengalami kerusakan dan yang dibutuhkan pertolongan mendesak

“Saat ini baru lima KK yang didapatkan, adapun yang terjadi seperti ini, satu rumah roboh, dan amblas, beberapa lagi ada yang amblas biasa,” ujarnya.

Untuk evakuasi sementara dikatakan Tigor, kemungkinan akan pasang tenda terlebih dahulu, beberapa logistik BPBD sudah membagikan ke beberapa korban yang rumahnya terendam air.

“Dalam situasi seperti ini, kita juga harus melapor kepada pimpinan tindakan yang harus daruratkan, karena ini harus di evakuasi,” paparnya.

Kondisi darurat tersebut dikatakan Tigor, sebagai antisipasi jika terjadi lagi hujan dan banjir susulan, warga bisa menyelamatkan diri dan barang-barang penting lain nya.

“Jika sudah ada penganan evakuasi bisa sebagai solusi nantinya,” pungkasnya.

(cr3)

loading...

Feeds

Tiga Calon Sekda KBB Siap Bersaing

Panitia seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengumumkan tiga peserta terbaik yang akan menduduki Jabatan Sekretaris …