Pangdam III/Siliwangi yang Baru Lanjutkan Program Citarum Harum

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan (memberikan penghargaan) (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan (memberikan penghargaan) (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mayjen TNI Besar Harto Karyawan ditunjuk menjadi Jabatan Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi, menggantikan posisi Mayjen TNI Doni Monardo yang menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.


Dalam pidatonya, Mayjen Doni Monardo berpesan kepada Pangdam III/Siliwangi yang beru, khususnya mengenai penanganan masalah sungai Citarum yang sudah diperjuangkannya selama menjabat di Kodam III Siliwangi.

Menurut Doni, masalah Citarum bukan hanya membersihkan sungai, tetapi juga masalah konservasi.

“Saya mendapat data luar biasa, Citarum itu tinggal 8,98 persen dari 30 persen lahan konservasi, tinggal sepertiga,” katanya, di Makodam III/Siliwangi, Jalan Jawa, Bandung, Selasa (20/3).

Dengan panjang sungai Citarum yang mencapai hampir 300 kilometer, menurutnya, langkah mengatasinya dengan pembagian 20 sektor sudah sangat tepat.

“Dari 20 sektor sudah dibagi 30 orang kolonel yang akan membantu Program Citarum Harum,” ungkapnya.

Ia mengatakan, limbah industri di sungai Citarum sangat luar biasa, sehingga ikan yang hidup di sungai terpanjang di Jawa Barat itu tinggal ikan sapu. Ikan lainnya hanya hidup di waduk. Bahkan beberapa ikan sudah memiliki kandungan logam berat sebagaimana hasil pemeriksan laboratorium Kesdam.

“Saya pernah minta penjaga untuk makan  bersama-sama, mereka tidak berani, terus mengatakan ikannya tidak bagus, terus kenapa di jual,” ungkapnya.

Kata Doni, masalah Citarum ialah fakta yang harus dihadapi. Jika dibiarkan, bukan hanya menyangkut masalah kebersihan tapi ketahanan bangsa dan nasional.

Menurutnya, Jawa Barat juga menjadi pemasok air utama untuk DKI Jakarta. Jika dibiarkan, akan berdampak pada ketahanan bangsa.

Doni juga menyinggung masalah banjir. Menurutnya, banjir sebenarnya tidak bisa diselesaikan karena Bandung merupakan cekungan. Solusinya, kata dia, dengan adanya waduk atau danau.

“Cekungan rendah harus diambil alih sebagai waduk dan danau kemudian di buat relokasi,” ujarnya.

Akhir kata, Doni juga mengajak untuk sama-sama menjadikan Citarum sebagai sungai terbersih di Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menambahkan, pihaknya akan meneruskan apa yang sudah dirintis Pangdam III Siliwangi sebelumnya, yakni menjadikan sungai sebagai garda depan rumah.

“Selama ini sungai berada di belakang, mari kita buat sebagai garda depan,” kata Besar Harto Karyawan.

Besar mengatakan, kebersihan sungai juga harus diiringi kebersihan lingkungan pekarangan. “Mari kita awali dengan menanam tanaman yang bermanfaat, dari ikan samapi daging ada di pekarangan,” sambungnya.

Masih kata Besar, air merupakan sumber kehidupan. Oleh karenanya air harus tetap lestari dan dijaga.

“Jangan khawatir jika Mayjen Doni sudah tidak di Kodam Siliwangi lagi, program Citarum Harum akan tetap berjalan,”tandasnya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …