DPRD Jabar Siap Kritisi LKPJ AMJ Gubernur

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi Nasdem-Hanura DPRD Jabar , H.Eryani Sulam mengatakan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) 2013-2018 oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), akan ditindak lanjuti oleh Pansus I LKPJ AMJ.


LKPJ AMJ disampaikannya Gubernur Aher dalam sidang paripurna DPRD Jabar yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara pada Senin (19/3).

Menurut Eryani Sulam yang juga anggota Pansus, bahwa Pansus I LKPJ AMJ siap mengkaji dan mengkritisi apa yang telah disampaikan Gubernur Jabar Aher, terutama soal data dan angka-angka keberhasilan.

“Karena tadi Gubernur Jabar Aher dalam laporannya lebih menonjolkan tingkat keberhasilan semata, termasuk target-target yang dicanangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menenah Daerah) sebagai tindak lanjut dari janji-janji Gubernur pada saat kampanye,” katanya.

H.Eryani Sulam, Ketua Fraksi Nasdem-Hanura DPRD Jabar yang juga anggota Pansus I LKPJ AMJ

Dokumen yang telah disampaikannya LKPJ AMJ Gubernur, sebelum dibahas oleh Pansus terlebih dahulu dibahas ditingkat Komisi dengan mitranya masing-masing. Selanjutnya baru dibawa ke tingkat Pansus untuk dikaji lebih mendalam.

“Kajian mendalam Pansus terutama dengan target dan tingkat keberhasilan sebagaimana yang telah disampaikan Aher. Apa benar data dan angka-angka keberhasilan itu sesuai dengan realisasi di lapangan,” ujarnya.

Untuk itu, nanti Pansus akan menggandeng para pakar atau ahli dan akademisi untuk meneliti dan mengkaji secara mendalam.

“Mudah-mudahan, apa yang dilaporkan Gubernur dalam LKPJ AMJ, terutama soal angka-angka keberhasilan tidak ditemukan hal-hal yang bertolak belakang, dalam artian angka tidak terlalu jomplang, antara yang dilaporkan dengan hasil kajian pansus”, ujar Eryani Sulam usai sidang paripurna LKPJ AMJ Gubernur, di Gedung DPRD Jabar, Senin (19/3).

Dikatakan, tadi Gubernur lebih menonjolkan angka-angka keberhasilan, tapi saya yakin disamping keberhasilan ada hambatan, contoh disektor ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Sektor sektor ini sangat mendukung bagi kehidupan masyarakat Jabar dalam memenuhi tingkat kesejahteraan.

Pada sektor ketenagakerjaan, dikatakan target 1 juta lapangan pekerjaan tercapai ?.. Kita akan kaji dari mana tercapainya angka 1 juta bidang ketenagakerjaan tersebut tercapai. Jangan sampai keberhasilan kab/kota dalam ketenaga kerjaan diklaim keberhasilan provinsi.

Untuk sektor pendidikan, dikatakan APK meningkat tajam, dari 76 poin lebih ditahun 2016 kini di tahun 2018 sudah mencapai 81 poin.

“Apa benar angka APK sudah mencapai 81 poin, indikatornya apa? Sektor pendidikan ini akan kita kaji secara mendalam, karena sektor pendidikan merupakan salah satu indikator pendongkrak IPM ( Indeks Pembangunan Manusia),” katanya.

Memang ada dua pemahaman pelayanan dasar pendidikan, dimana dalam janji kampenye Gubernur dijanjikan Sekolah Gtaris dari SD sampai SLTA, janji sekolah gratis ( Wajardikdas 12 ) memang belum tercapai, namun sejak alih kelola SLTA pada Januari 2017, walaupun di sana sini masih ada ditemukan berbagai pungutan terhadap siswa itu dalam rangka peningkatakan mutu pendidikan bukan pelayanan dasar pendidikan.

Lebih lanjut Eryani mengatakan, Gratis Pendidikan Dasar itu, bukan berarti sekolah dilarang total memungut biaya pendidikan dari para siswa, tapi dalam artian gratis yang berkeadilan.

“Contohnya, masak anak pejabat negara/ daerah, anak anggota Dewan disama dengan anak petani, anak sopir angkot atau anak dari kalangan keluarga kurang mampu. Ini, tentunya tidak berkeadilan,” ujarnya.

Ada pun terkait masa kerja pansus LKPJ AMJ yang diputuskan selama 30 hari kerja, menurut Eryani, dirinya kurang sependapat, karena dengan waktu 30 dikhawatirkan, Pansus dalam menjalankan tugasnya kurang maksimal dan optimal untuk mengkaji secara mendalam, karena terbatas dengan waktu.

“Namun, nantilah kita lihat, mudah-mudahan, waktu 30 hari kerja pansus dapat bekerja maksimal, dan dapat menghasilkan kajian yang optimal,” tandasnya.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …