UMKM dan Mahasiswa Kota Bandung yang Ingin Punya Website? Buruan Daftar, Gratis

Pendaftaran website gratis untuk UMKM dan mahasiswa di Pemkot Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung. (Azis Zulkahiril/Radar Bandung)

Pendaftaran website gratis untuk UMKM dan mahasiswa di Pemkot Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung. (Azis Zulkahiril/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) memfasilitasi 1.000 website gratis satu tahun untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) dan usaha Kota Bandung.


Program yang digagas kemenkominfo itu sebelumnya sudah di terapkan diberbagai kabupaten/kota di Indonesia. Menggandeng instansi terkait di Kota Bandung, Kemeninfo besar harapan bisa mengembangkan pelaku usaha memikiki website sendiri.

Fasilitator Kemenkominfo, Muhammad Azmi menjelaskan, program tersebut penting untuk pelaku dan mahasiswa usaha, karena dibuatkan website secara cuma-cuma dengan kuota 1.000 website.

“Mungkin nanti bertahap ya, karena tadi sudah datang 300 lebih,” kata Azmi saat ditemui Radar Bandung di aula serbaguna Pemkot Bandung).

Azmi mengatakan, akan ada agenda pertemuan dua bulan sekali untuk yang sudah mendaftar. Sebab, masih banyak yang perlu diberikan pemahaman teknis untuk mengelola website.

“Ya, yang jelas kita tidak akan lepas  begitu saja, nanti ada pertemuan lanjutan,” ungkapnya.

Selama kuota masih ada, para pelaku UMKM dan mahasiswa usaha Kota Bandung agar tidak sungkan untuk mendaftarkan diri. Melihat dari animo masyarakat Bandung, Azmi optimis 1.000 website akan terpenuhi.

“Saya rasa masyarakat saat ini sudah mulai peduli bahwa harus punya website,” ungkapnya.

Azmi menambahkan, pemerintah sudah menentukan minimal kapasitas website, diberikan hanya 150 mega, menurutnya, sudah cukup untuk gambar dan teks keterangan produk yang akan terpajang di websait masing-masing.

“Mungkin kalau untuk video tidak cukup, jadi murni cukup berjualan saja,” kata Azmi.

Selain website Azmi menjelaskan, email dari pemilik  website akan diberikan domain khusus. Domain dibuat untuk kepercayaan pelanggan, sehingga pembeli online tidak ragu membeli produknya.

“Jadi secara detail keterangan tersedia semua dalam satu website, konsumen akan semakin percaya,” ujarnya.

Kemenkominfo dikatakan Azmi, memilih memakai jasa hosting dari jakarta, tidak menggunkan jasa hosting dari luar Indonesia.

“Kita memakai jasa PT Nawala Indonesia, data ada semua tersimpan di sana,” ujarnya.

Azmi berharap, semua UMKM dan mahasiswa usaha Kota Bandung bisa terlibat  bisa untuk mempopulerkan jenis usaha yang ditekuni di zaman yang serba digital dan dipasarkan secara online.

“Kalau online kan semua kalangan bisa akses dan mengenal produk-produknya,” pungkasnya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …