Ini Saran BRI untuk Menghindari Uang Lenyap Misterius

Pemimpin Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bandung, M Fankar Umran (M Gumilang/Radar Bandung)

Pemimpin Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bandung, M Fankar Umran (M Gumilang/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Pemimpin Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bandung, M Fankar Umran menghimbau kepada nasabah BRI khususnya di Bandung untuk tetap tenang terkait hilangnya uang nasabah BRI di Kediri secara misterius beberapa hari waktu yang lalu.


Terkait dugaan kasus skimming, Fankar meyakinkan bahwa untuk wilayah Bandung masih aman dan tak pernah ditemukan kasus seperti itu.

Menurutnya, pihaknya masih menunggu hasil investigasi pihak kepolisian terhadap kasus skimming di Kediri, Jawa Timur, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Investigasi ini untuk memastikan apakah benar nasabah tersebut menjadi korban skimming atau bukan.

“Kalau korban skimming, BRI pasti akan mengganti uang nasabah tersebut,” ujarnya melalui saluran telepon.

Ia memastian, untuk nasabah BRI yang ada di wilayah Bandung, agar tetap tenang dan tidak perlu panik. Pihaknya akan segera memberikan informasi dan sosialisasi kepada nasabah dengan bertujuan memberikan edukasi kepada para nasabah serta agar warga Bandung dapat terhindar dari kasus skimming.

“Kami rutin melakukan sms blast, edukasi di website BRI, media sosial. Selain itu, BRI juga mengintensifkan pemeriksaan ATM untuk mengantisipasi tindak kejahatan skimming,” terangnya.

Ia pun mengatakan, BRI sudah mempunyai perangkat infrastruktur yang memadai untuk mengatasi masalah yang sedang menjadi pembicaraan hangat ini. Tidak ada dampak yang terjadi kepada nasabah yang berada di wilayah Bandung.

Hingga saat ini situasinya masih kondusif dan tidak ada pengaruh yang signifikan. Hal itu berdasarkan pemantauan sirkulasi pembayaran, terutama sejak munculnya masalah ini pada awal pekan hingga saat ini, yang menunjukkan tidak ada permintaan uang secara signifikan dari pihak bank.

“Bandung masih aman, tidak usah panik kami jamin,” jelasnya.

Agar nasabah di Bandung tak mengalami kasus serupa, Fankar menyarankan kepada para nasabah agar melakukan penggantian PIN secara rutin.

“PIN-nya harus terus diperbaharui. Jangan dibiarkan menggunakan pin yang sama untuk rentan waktu yang lama,” ujarnya.

Fankar meminta kepada nasabah untuk melaporkan jika ditemui adanya keganjilan pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, jika sudah terlanjur menjadi korban pembobolan rekening atau skimming, yang paling utama harus dilakukan adalah melapor ke pihak bank BRI secepatnya.

Setelah langkah tersebut dilakukan nasabah biasanya diminta menunggu beberapa waktu. Sementara itu pihak bank akan melakukan penelusuran apa yang sebenarnya terjadi pada transaksi di rekeningnya tersebut.

“Langsung laporkan ke call center kami, jelaskan apa yang terjadi. Sebagai langkah awal nantinya kartu ATM akan diblokir, secara otomatis data perbankan di internet dan mobile banking juga akan ikut terblokir,” jelasnya.

Loading...

loading...

Feeds