Sejumlah Ulama Mendukung Pilkada Damai dan Siap Perangi HOAX

Sejumlah ulama dan umat Islam di Jabar deklarasikan anti HOAX dan siap mendukung Pilkada damai.

Sejumlah ulama dan umat Islam di Jabar deklarasikan anti HOAX dan siap mendukung Pilkada damai.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sejumlah ulama dan umat Islam di Jawa Barat mendeklarasikan siap mendukung Pilkada damai serta menolak HOAX (berita bohong). Hal itu bertujuan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan menjelang pesta demokrasi lima tahunan di bumi Pasundan.


Acara yang berlangsung di Masjid Al-Munawwaroh, Rancabentang, Cibereum, Kota Bandung, Rabu (14/3) malam, itu dihadiri Umat Islam dan Ulama serta berbagai element masyarakat.

Pimbina Majelis Taklim Sayyidul Wujud, Habib Ahmad Kazim Al-Kaff menegaskan, deklarasi ini bukan sekedar seremonial menjelang Pilkada. Lebih dari itu, kata Ahmad, pihaknya ingin memerangi berita bohong yang belakang ini ramai beredar diberbagai lini media massa khususnya media sosial (medsos).

“Kalau tidak diperangi bisa merusak generasi muda bahkan menghancurkan bangsa,” jelasnya saat ditemui usai deklarasi.

Ahmad menyebut, generasi muda saat ini perlu bimbingan agar tidak termakan isu-isu dari berita bohong (HOAX). Kata dia, melalui deklarasi ini kedepan pihaknya bakal mengajak semua masyarakat Jabar khusunya generasi muda agar bijak dalam menggunakan dan menyikapi berita di medsos. Pasalnya, saat ini telah banyak dampak negatif dari beredarnya HOAX. Salah satunya saling fitnah tanpa didasari kebenaran dan berujung saling membenci dan mencaci.

“Generasi saat ini kadang tidak mengerti bagaimana bersikap terutama di medsos. Makanya, sedikit demi sedikit kami arahkan untuk bijak menggunakan medsos,” terangnya.

Ahmad melanjutkan, pentingnya masyarakat dalam menggunakan medsos demi terciptanya kondusifitas negara. Apalagi, Jabar saat ini sedang melaksanakan tahapan Pilkada di 27 kota dan kabupaten termasuk pemilihan Gubernur.

“Belakangan ini banyak pihak yang memanfaatkan medsos untuk tujuan tertentu dengan menyebar berita bohong. Makanya, pemahaman ini sangat penting, jangan sampai disalahgunakan untuk memecah belah umat,” paparnya.

Ahmad berpesan, masyarakat Jabar jangan mau terprovokasi dan termakan berita HOAX yang kemungkinan dimanfaatkan oknum tertentu menjelang Pilkada ini. Dia juga mengajak ulama untuk berperan memerangi berita-berita yang tidak didasari dengan fakta.

“Para Ulama, Assatidz, Ustad dan majelis taklim, apapun itu, Pilkada Jabar sedang berlangsung. Kita jaga pesta demokrasi ini dengan kebersamaan.
Apapun keputusannya dan siapapun pemenangnya, kita harus bersatu dan menyatakan cinta Jabar,” harapnya.

“Melalui deklarasi ini kami berharap setiap daerah disetiap pelosok khususnya Jabar bisa menangkal HOAX dan sadar akan potensi bahaya fitnah dan sadar bahwa HOAX salah,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …