Warga Cigugur Resah Gangnya yang Gelap Dijadikan Tempat Kumpul Orang Mencurigakan

Warga melintas di gang Kp. Ciputri Rw05/09 Kelurahan Cigugur Tengah (Gatot/Radar Bandung)

Warga melintas di gang Kp. Ciputri Rw05/09 Kelurahan Cigugur Tengah (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Warga Kampung Ciputri Rw05/09 Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, mengeluhkan minimnya penerangan di daerahnya.


Akibat minimnya penerangan itu, salah satu gang di kampung tersebut kerap dijadikan tempat negatif oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Salah seorang warga menyebut, sudah sejak lama pihaknya mengajukan penerangan lampu kepada Pemkot Cimahi, namun hingga saat ini belum mendapat respons. Bahkan, tidak ada tanda-tanda terkait pemasangan lampu.

“Hampir setiap malam, banyak anak muda yang nongkrong sambil mabuk-mabukan. Kami sudah resah,” ujar Hilman (33) saat ditemui di lokasi, Jumat (9/3).

Kondisi gang yang lokasinya tak jauh dari Rusunawa Cigugur Tengah itu, berada di tengah pemukiman warga dan merupakan jalan aktif pada pagi hingga sore hari.

Namun, karena tidak ada penerangan jalan, warga sekitar pun jika malam hari lebih memilih jalan lain.

“Kalau pulang kerja mau ke rumah, mendingan mutar daripada lewat gang, soalnya gelap. Padahal kalau lewat gang lebih dekat,” katanya.

Warga lainnya, Kamal (30), menyayangkan adanya rumah susun di wilayahnya seolah-olah tidak ada manfaatnya. Padahal, posisi gang itu tepat berada di samping rusun.

“Kalau bisa mah, sorot saja lampunya ke arah gang biar nggak terlalu gelap. Kasihan warga yang mau lewat,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia geram dengan perbuatan sekolompok orang yang sering berkumpul di daerahnya itu. Sebab, warga yang hendak melintas gang tersebut menjadi khawatir.

“Kalau warga mah saya pasti kenal, ini mah yang nongkrongnya dari daerah luar,” ucapnya.

Ia berharap, pihak pemerintah maupun keamanan bisa datang ke lokasi agar mengetahui ada aktifitas apa saja di gang tersebut.

“Jangan sampai, daerah kami malah dikotori oleh warga luar. Kami sudah pernah menegur tapi sepertinya tidak didanggapi, soalnya setelah ada teguran dari keamanan lingkungan, beberapa hari kemudian ada lagi yang datang,” tuturnya.

Sementara itu, Pemkot Cimahi mengakui cakupan Penerangan Jalan Gang (PJG) belum ideal untuk melayani 255 Rukun Warga (RW) yang memiliki gang di Kota Cimahi.

Kepala Bidang Angkutan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengatakan, total kebutuhan PJG di Kota Cimahi mencapai 9.000 titik.

Saat ini, yang sudah terpasang hingga tahun 2017 baru mencapai 5.836 titik atau sekitar 64%.

“Jadi masih perlu sebanyak 3.164 titik, atau kekurangannya 36%,” kata Endang.

Untuk tahun 2018 ini, pihaknya menargetkan 2.000 titik PJG terpasang di Kota Cimahi. “Sisanya ditargetkan selesai tahun 2019,” ujarnya.

Dalam pengaplikasian di lapangan, lanjut Endang, pihaknya kerap menemui permasalahan teknis seperti lampu padam, maupun terjadinya trip (mcb turun).

“Itu karena faktor cuaca dan komponen lampu yang sudah usang. Tahun ini (2018) targetnya kita pasang 2000 titik PJG,” tandasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …