Kejar Cakupan UHC, BPJS Kesehatan Jabar Gandeng Perguruan Tinggi

FOTO BERSAMA: Deputi Direksi Wilayah Jabar, Mohammad Edison (ketiga kanan) berfoto bersama usai acara sosialisasi kepada PTN/PTS di Wilayah Kedeputian BPJS Kesehatan Jabar dengan tema Kampus Sehat Bersaman JKN-KIS ( Foto : ist)

FOTO BERSAMA: Deputi Direksi Wilayah Jabar, Mohammad Edison (ketiga kanan) berfoto bersama usai acara sosialisasi kepada PTN/PTS di Wilayah Kedeputian BPJS Kesehatan Jabar dengan tema Kampus Sehat Bersaman JKN-KIS ( Foto : ist)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan Jabar menggandeng Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta untuk meningkatkan penyelenggaraan program JKN-KIS dan menjalankan program Perluasan Peserta periode 2018.


Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi BPJS Kesehatan kepada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dalam mendukung program JKN-KIS dalam rangka mencapai cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage). Dukungan serta peran aktif dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kolektif untuk mahasiswa diharapkan bisa menambah jumlah kepesertaan.

“Ini semua demi terwujudnya target UHC pada 1 Januari 2019 nanti. Kami berharap seluruh segmen dapat mewujudkan program JKN-KIS yang merupakan program strategis nasional,” ucap Deputi Direksi Wilayah Jabar, Mohammad Edison usai acara sosialisasi kepada Perguruan Tinggi (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Wilayah Kedeputian BPJS Kesehatan Jabar dengan tema Kampus Sehat Bersaman JKN-KIS.

Edison menyebut, sampai saat ini secara nasional jumlah perguruan tinggi yang sudah melakukan kerjasama PBPU Kolektif tercatat sebanyak 85 Universitas, 25 diantaranya Perguruan Tinggi Negeri dan 60 Perguruan Tinggi Swasta dengan jumlah mahasiswa yang didaftarkan sebanyak 22.294 orang.

“Sedangkan untuk wilayah Jabar ada 10 perguruan tinggi, 3 diantaranya Universitas Negeri dan 7 Universitas Swasta. Dengan jumlah mahasiswa sebanyak 3.994 orang,” sambung Edison.

Edison mengatakan, berdasarkan data sampai dengan Februari 2018 untuk Kedeputian Wilayah Jabar terdapat 22.751.818 jiwa penduduk Indonesia yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Selain itu, terdapat total 2.050 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, terdiri atas 830 Puskesmas, 671 Klinik Pratama, 413 Dokter Praktik Perorangan, 59 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 77 Klinik TNI/Polri.

“Selain itu, sampai dengan Februari 2018 kami juga telah bekerja sama dengan 184 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 162 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 22 Klinik Utama), 56 Apotek, serta 67 Optik,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …