Pesan “Taksi” Perahu Banjir Bandung Selatan, Waktu Kecil Tak Pernah Kebanjiran

Cecep, warga Baleendah yang sehari-hari mendayung perahu (Gumilang/Radar Bandung)

Cecep, warga Baleendah yang sehari-hari mendayung perahu (Gumilang/Radar Bandung)

Pria yang pernah jadi pedagang sayur di Pasar Andir itu beristirahat sejenak dengan memakan roti kering dan kopi hangat. Sambil menghisap rokok kreteknya, Cecep mengaku heran dengan kejadian banjir tiap tahun yang menerjang daerahnya.


Saat ia kecil, tak pernah ada air yang meluap dari muara Cisangkuy dan maupun sungai Citarum. Padahal waktu itu hujan turun sangat deras.

“Dulu pas masih kecil mah gak pernah tuh kejadian banjir parah kayak gini,” katanya.

Cecep terdiam sejenak lalu mencelupkan tangannya ke air banjir dan mengeluarkan sampah plastik.

“Tah ieu anu matak banjir badag teh (Nah ini yang menyebabkan banjir besar tuh),” tegasnya sambil memasang raut wajah kesal.

Dengan tensi tinggi, Cecep mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ia ingin generasi selanjutnya tidak mengalami hal yang sama dengan dirinya yang tiap tahun harus mengalami musibah banjir.

Rokok sudah hampir padam, kopinya tinggal ampas, Cecep kembali mendayungkan perahunya ke tempat awal.

“Hayu ah balik deui (Ayo balik lagi),” imbuh ayah dari tiga anak itu.

Di perjalanan pulang, Cecep berharap banjir bisa diatasi. Menurutnya, banjir adalah tanggung jawab bersama, bukan saja pemerintah.

(Cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Maksimalkan Potensi UMKM dengan Evermos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan UMKM menjalin kerja sama dengan e-commerce untuk meningkatkan penjualan para …

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …