Dunia Kerja Menuntut Pekerja Mahir Bahasa Inggris

Asian Law Student Association (ALSA) UNPAD menggelar kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional (Nurfidia/Radar Bandung)

Asian Law Student Association (ALSA) UNPAD menggelar kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional (Nurfidia/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perkembangan zaman yang begitu pesat menuntut masyarakat Indonesia untuk beradaptasi, salah satunya penggunaan bahasa Inggris dalam dunia kerja.


Selain itu, semakin banyaknya perusahaan asing di Indonesia, mau tak mau memaksa para calon pencari kerja untuk mampu berbahasa Inggris dengan fasih.

Berbicara bahasa Inggris yang fasih menjadi nilai tambah bagi pelamar saat wawancara kerja. Kebanyakan pewawancara memang menekankan penggunaan bahasa internasional tersebut sejak awal perjumpaan.

Menurut data survei, 95 persen perusahaan di Indonesia menuntut karyawannya fasih berbahasa Inggris. Hal ini juga dimaksudkan sebagai salah satu cara untuk menaikan citra perusahaan apabila bertemu klien atau saat persentasi.

Guna memfasilitasi tuntutan zaman tersebut, Asian Law Student Association (ALSA) dengan rutin menyelenggarakan kompetisi Bahasa Inggris Tingkat Nasional. Kali ini giliran ALSA UNPAD yang menggelar kompetisi tahunan di kota Bandung.

“Kompetisi ini untuk berlatih bersama dalam konteks Bahasa Inggris, diikuti oleh seluruh universitas di Indonesia dan juga tingkat SMA,” ucap Raihan Mahajana, Ketua Pelaksana The 18th ALSA English Challenge, di Jalan Dipatiukur, baru-baru ini.

Acara yang digelar selama empat hari ini diikuti oleh 371 yang tersebar dari 14 universitas dari berbagai wilayah di Indonesia. Di sana mereka mengikuti berbagai kompetisi yang mengasah pengetahuan dan juga kefasihan berbahasa Inggris.

“Lomba-lombanya terbagi menjadi delapan, yaitu Varsity and High School Debate, Battle of Brains, Paper Persentations, Storytelling, News Casting, Speech, Model United Nations,” jelasnya.

Salah satu yang dilombakan adalah Model United Nations adalah simulasi konferensi tingkat Internasional. Di sana peserta yang ikut dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompoknya mewakili dari setiap negara.

“Mereka akan berdiskusi tentang isu-isu sosial, ekonomi, politik, bahkan budaya yang berkembang di Internasional. Ini simulasi jadi bila suatu saat mereka bener bisa ikut konferensi yang sesunggugnya jadi ada bayangan, walaupun akan beda rasanya,” sambungnya.

ASLA sendiri merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Hukum UNPAD dan juga asosiasi non-profit dan politik yang adalah tempat atau forum komunikasi bagi mahasiswa hukum di Asia.

“Semoga dengan diselenggarakan acara ini bisa membuat mereka lebih siap lagi menghadapi era globalisasi yang semakin masif,” tutupnya.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …