Dekat dengan Rumah Inggit Garnasih, tapi Disdik Cuekin SDN 143 Kopo

Sekolah Dasar Negeri 143 Kopo (Azis Zulkahairil/Radar Bandung)

Sekolah Dasar Negeri 143 Kopo (Azis Zulkahairil/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Keadan Sekolah Dasar Negeri 143 Kopo, jauh dari perhatian Dinas Pendidikan(Disdik) Kota Bandung.


Sekolah yang berlokasi di Jalan Inggit Garnasih No 8 Bandung bertetangga dengan rumah bersejarah Inggit Garnasih, terlihat jauh dari Sekolah Dasar Negri pada umumnya, kurangnya lahan bermain untuk siswa dan perlengkapan guru belum memadai.

Kepala sekolah SD 143 Kopo, M.Taofik Hidayah menjelaskan, pihak sekolah sempat mengajukan permintaan untuk diberikan lahan hibah ke Disdik Kota Bandung namun mekanismenya harus mengantre.

“Sifatnya tidak bisa langsung dan kami masuk daftar antrean yang entah kapan akan diberikan kepada kami,” kata Taofik saat ditemui Radar Bandung di ruangannya, Senin (26/2).

Lanjut Taofik, kondisi lahan sekolah yang berada dalam gang, mustahil dibuat lapangan, sebab sangat sempit dan terhalang jalan.

“Sudah sangat tidak memungkinkan kalau dibuatkan lapangan upacara dan olahraga,” terangnya.

Kemudian Tofik menjelaskan, setiap hari olahraga pihak sekolah hanya bisa pinjam lapangan tegal lega. Upacara pun diadakan di tengah jalan gang.

“Mau bagaimana lagi, keadan kami memang seperti ini,” ungkapnya.

Menurutnya, jika memang ditawarkan harus pindah bangunan dengan keadaan bangunan yang lebih lengkap dan layak, pihak sekolah dengan senang hati akan menerima.

“Siswa-Siswi kami sekitar 200 anak, rata-rata setiap kelas ada 30-31 siswa, saya kasian kadang sama anak-anak, ruang lingkup mainya hanya sekitar gang dan kelas, dan teras sekolah,” tuturnya.

Taofik menambahkan, jika masalah lapangan memang sudah tidak bisa diatasi, ia meminta Disdik Kota Bandung bisa memberikan sarana-prasarana sekolah yang lebih layak seperti SD lain di Kota Bandung.

“Kami butuh alat IT dan perlengkapan mengajar lain, karena selama ini kami cuma iuran dari seluruh guru,” ungkapnya.

Dikatakan Taofik, terkadang ia sedikit minder dengan sekolah-sekolah lain yang kerap mendapatkan bantuan.

“Karena SD kami memang jarang mendapat perhatian, apa karena sekolah kecil, tapi kita tidak mau berburuk sangka ya,” ungkapnya.

Menurut informasi yang didapatkan Taofik, SDN 143 Kopo memiliki nilai sejarah dan kedekatan dengan Inggit Garniasih, istri pertama bapak Sukarno. Sehingga, sekolah ini seharusnya mendapat perhatian perhatian khusus.

“Disdik pernah sekali menengoki sekolah kami, tapi itu pun melalui perwakilan, setelah itu udah tidak lagi,” sambungnya.

Radar Bandung mencoba mengkonfirmasi langsung ke kantor Disdik Kota Bandung di Jalan Jendral Ahmad Yani No.237 Bandung, namun tidak ada tanggapan resmi.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds