PT KAI Tutup Perlintasan Liar, Sama Warga Dibuka Kembali

Perlintasan liar di Cimahi (Gatot/Radar Bandung)

Perlintasan liar di Cimahi (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional II Bandung menutup perlintasan sebidang ilegal di RT 5/10, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.


Humas PT KAI Daop II Bandung, Joni Martinus, mengatakan, dilakukannya penutupan perlintasan sebidang yang tidak resmi itu karena dinilai bisa mengancam keselamatan jiwa masyarakat terutama warga yang tinggal di sekitaran rel kereta api.

Kewenangan menutup perlintasan sebidang tidak resmi tersebut, telah sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2007. Tentang perkeretaapian.

“Jadi, selama perlintasan itu potensi bahanya tinggi, PT KAI tentu akan tetap mendorong agar perlintasan tidak resmi segera ditutup,” kata Joni, kemarin.

Dara data tertulisnya ia menyebutkan, jumlah total perlintasan tidak resmi di wilayah Daop II Bandung sebanyak 361.

“Kalau di Kota Cimahi tercatat ada dua yakni, perlintasan di Kelurahan Padasuka dan Cigugur,” ucapnya.

Dalam hal penutupan perlintasan yang dinilai tidak resmi di daerah, kata dia, sebetulnya kewenangan ada pada Bupati atau Walikota yang melibatkan Dinas Perhubungan.

“Kami memang mengetahui tapi, kewenangannya tetap ada di pemerintah daerah,” ucapnya.

Meski penutupan perlintasan ilegal itu bertujuan baik namun, sejauh ini perlintasan tersebut sangat dibutuhkan warga sebagai jalan pintas aktif. Sehingga, penutupan perlintasan tersebut mengagetkan warga.

Dengan begitu, warga setempat pun membongkar penutupan perlintasan sebidang tersebut.

Salah seorang penjaga pintu perlintasan, Samsudin (65), penutupan itu dilakukan oleh PT KAI pada Rabu (21/2) sekitar pukul 12.00 Wib. Namun, warga membuka kembali perlintasan itu pada Kamis (22/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Perlintasan ini dibangun secara swadaya oleh warga sekitar dari tahun 1993. Jadi sudah 25 tahun warga memanfaatkan perlitasan itu sebagai alternatif,” ujarnya.

Ia kecewa dengan pihak PT. KAI yang tidak memberi tahu sebelumnya bahwa, perlintasan akan ditutup.

“Kami tetap menolak kalau perlintasan ini ditutup permanen,” tandasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …