12 Wajib Pajak Terima Penghargaan dari KPP Pratama Soreang dan Majalaya

Tax Gathering dan Dialog Perpajakan 'Sinergi untuk Kemandirian Negeri' yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Soreang dan Majalaya

Tax Gathering dan Dialog Perpajakan 'Sinergi untuk Kemandirian Negeri' yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Soreang dan Majalaya

POJOKBANDUNG.com – Sebanyak 12 wajib pajak mendapat penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Soreang dan KPP Pratama Majalaya dalam acara Tax Gathering dan Dialog Perpajakan ‘Sinergi untuk Kemandirian Negeri’ yang digelar kedua KPP tersebut di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (21/02).


Penghargaan diterima oleh 6 Wajib Pajak KPP Pratama Soreang dan 6 Wajib Pajak KPP Majalaya (pribadi dan badan). Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kontribusi dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.

Kepala KPP Pratama Soreang, Harry Pantja Sirait, dan Kepala KPP Pratama Majalaya, Elis Dewi Sartika, didampingi Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I, Yoyok Satiotomo serta Bupati Bandung, Dadang M. Nasser menyampaikan langsung penghargaan tersebut.

Yoyok Satiotomo mengatakan, pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kepatuhan para wajib pajak dalam membayar pajak.

“Mewakili institusi Ditjen Pajak, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepatuhan para wajib pajak yang berkumpul di sini,” ujarnya.

“Perlu kita sadari bersama bahwa salah satu pilar kehidupan bernegara adalah partisipasi warga negara dalam menunjang pembiayaan bernegara itu sendiri, dalam hal ini adalah melalui pembayaran pajak. Sekitar 80% APBN kita berasal dari uang pajak yang kita semua bayarkan,” lanjutnya.

Yoyok menyampaikan, untuk melayani Wajib Pajak di Kabupaten Bandung, Ditjen Pajak membentuk dua KPP, yaitu KPP Pratama Soreang dan KPP Pratama Majalaya yang pada tahun lalu (2017) dapat mencapai target penerimaan pajak.

“Tahun 2017 lalu, berkat partisipasi aktif seluruh stakeholder, alhamdulillah kedua KPP dapat memenuhi target penerimaan pajak yang diamanahkan. Realisasi penerimaan pajak KPP Pratama Soreang sebesar Rp1.475 miliar dari Rp1.255 miliar (117,51%) dan sebesar Rp751,5 miliar dari Rp670 miliar (109,4%) untuk KPP Pratama Majalaya,” jelas Yoyok.

Selain itu, Yoyok juga mengatakan, dana pajak yang dihimpun Ditjen Pajak tersebut akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembiayaan program-program pemerintah.

“Dari uang pajak yang terkumpul tersebut menyokong sekitar 69,27% APBD Kabupaten Bandung sehingga bisa digunakan untuk membiayai program kerja pemerintah Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

Senada dengan Yoyok, Bupati Bandung Dadang M. Nasser pun menyampaikan ungkapan terima kasih khususnya kepada para pembayar pajak atas sumbangsihnya dalam membangun Kab. Bandung melalui pajak.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada para pembayar pajak. Berkat pajak saudara, kami bisa mewujudkan program kami diantaranya dengan perbaikan jalan atau infrastruktur menjadi lebih mudah, jumlah pengangguran berkurang, investasi di kab. Bandung semakin meningkat, dan juga pembangunan di bidang pangan melalui penolakan impor beras dan memaksimalkan hasil panen para petani di kab. Bandung. Semua terselenggara berkat pajak yang saudara-saudara bayarkan,” kata Dadang.

Acara yang dihadiri 200 Wajib Pajak itu dilanjutkan dengan paparan dan dialog perpajakan terkait Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165 tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.03/2016 Tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak.

“Dalam beleid ini, Wajib Pajak diberi kesempatan untuk mengungkapkan harta yang belum dilaporkan dalam SPT atau belum diikutkan dalam program Amnesti Pajak lalu. Prosedur tersebut dinamai Pengungkapan Aset secara Sukarela dengan Tarif Final (PAS-Final). Prosedur PAS-Final ini amat mudah, yaitu melalui pelaporan SPT Masa PPh Final,” ujar Kepala KPP Pratama Soreang, Harry Pantja Sirait yang menjadi narasumber dialog tersebut.

Harry menegaskan, fasilitas PAS-Final ini berlaku selama Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2).

“Kami mengharapkan agar Wajib Pajak segera memanfaatkan fasilitas ini sebelum Ditjen Pajak menerbitkan SP2. Memanfaatkan progam ini bisa menghindarkan diri dari sanksi serta memberikan kepastian hukum,” ungkapnya.

Selain Harry, dialog perpajakan ini juga menghadirkan narasumber dua Account Representative yaitu Kekeu Meutia dari KPP Pratama Soreang dan Ayi Mihraz Siddik dari KPP Pratama Majalaya serta dimoderatori Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi I KPP Pratama Soreang, Dwi Iman Aprianto.

(nto)

Loading...

loading...

Feeds

Pangdam Pimpin Serah Terima Jabatan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dalam mewariskan nilai-nilai Siliwangi sekaligus mengestafetkan misi tugas dalam membangun kebesaran dan kejayaannya, Kodam III/Siliwangi menggelar acara …

Ajak Perempuan Keluar Zona Nyaman

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Perempuan di Kabupaten Bandung Barat harus memiliki integritas, tangguh dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pasalnya, kesan …

Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi …

Belum Bisa Layani Semua Kecamatan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran kota Cimahi mengaku masih kewalahan untuk dapat melayani …

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …