Pimpinan Ponpes di Cimahi Dapat Teror dari Orang Asing


Pondok Pesantren Nurul Anwar Rt 16/15 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. (Gatot Poedji Utomo/Radar Bandung)

Pondok Pesantren Nurul Anwar Rt 16/15 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. (Gatot Poedji Utomo/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Kasus serangan orang yang diduga gila terhadap ulama terus bergulir menjadi isu meresahkan.


Belum lama ini, ancaman tersebut terjadi di Pondok Pesantren Nurul Anwar Rt 16/15 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Anwar, Muhammad Nuryadi tidak menyangka ancaman tersebut akan menimpa dirinya.

Muhammad Nuryadi merasa, selama ini Ponpes yang dipimpinnya tidak berbuat kesalahan atau menyebar isu-isu lain yang berbau teror.

“Saya kaget kenapa tiba-tiba ada orang nyari saya. Saat itu pesantren sedang melaksanakan kegiatan maulid nabi,” tuturnya.

Ia menuturkan, saat kegiatan berlangsung ada seorang pria dengan perawakan tinggi lengkap berbalut jaket dan sepatu kulit.

Penampilan pria itu semakin dicurigai karena saat masuk ke pesantren menggunakan anting di telinga kirinya.

“Dia datang pas maghrib. Lalu kami suruh masuk dan kemudian duduk paling depan mendengarkan ceramah maulid nabi,” katanya.

Belum usai acara, lanjut dia, pihaknya mendapat laporan dari pedagang yang berada di depan ponpes, dan mengatakan ada orang asing menanyakan nama pimpinan ponpes.

Mendapat laporan tersebut, para santri langsung melakukan tindakan dengan menggeledah orang asing tersebut. Setelah digeledah, ternyata pria itu membawa sepucuk senjata api.

“Saat ditanya, ngakunya itu pistol mainan. Tapi masa pistol mainan bahannya dari besi, kan aneh. Saya yakin ada niat lain dari pria itu,” ujarnya.

Atas hal itu, tentu pihaknya akan meningkatkan keamanan di lingkungan sekitar dan ponpes. Jika dibiarkan, bisa membahayakan jiwa ulama dan warga yang kerap beribadah ke masjid maupun ke Ponpes Nurul Anwar.

“Sekarang harus siap-siap karena kabar itu bukan hoaks, sudah saya alami sendiri. Daripada kita yang kena, jelas dari segi keamanan harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Meski pelaku sudah di bawa ke Mapolres Cimahi, namun hingga saat ini pihak Polres Cimahi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …