Ada Apakah di Selasar Sunaryo Art Space? Simak Liputannya di Sini

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tak hanya menawarkan wisata kuliner dan alam, tapi ada juga wisata edukasi yang mencerahkan.

Tempat tersebut, Selasar Sunaryo Art Space, sebuah galeri seni milik seniman Sunaryo yang berdiri di Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung.

Sunaryo mendirikan Selasar Sunaryo Art Space pada 1998. Pendirian Selasar dilatarbelakangi keinginan Sunaryo membuat museum seni sejak kuliah di jurusan Seni Rupa ITB tahun 1967.

Pria kelahiran Banyumas, 15 Mei 1943 itu memimpikan tempat umum di mana terjadi interaksi antara seniman dan khalayak. Maka pada 1989, ia membeli sebidang lahan di kawasan perbukitan Bukit Pakar.

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Tahun 1993, lahan itu mulai dibangun, dan tahun 1995 berdirilah museum atau galeri dengan nama Selasar Sunaryo Art Space.

“Saya membuka museum tapi dengan semangat anti-museum,” ujar Sunaryo, tertulis di laman resminya.

Museum ala mantan pengajar FSRD ITB itu terdiri dari dua lantai dan empat ruang pamer yang masing-masing memiliki nuansa berbeda.

Ruang A adalah ruangan yang khusus memamerkan hasil karya Sunaryo, baik itu karya grafis, patung, atau lukis.

Ruang A letaknya di depan, tepat di pintu masuk. Di situ juga terdapat kaca sebagai interiornya, untuk meminimalisir penggunaan listrik.

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

“Cahayanya langsung dari matahari,” Nisa Nurjanah, Exhibition Guide Selasar Sunaryo Art Space, kepada Radar Bandung.

Selain ruang A, ada juga Bale Tonggoh, Ruang B, dan Ruang Sayap yang bisa disewa oleh seniman lain untuk menggelar pameran.

Bagi pengunjung yang baru pertama kali ke Selasar, pasti akan kebingungan mencari ruangan yang dituju. Ruang-ruang dibuat geometris, tatanan lanskap diselaraskan dengan alam.

Ada tanaman bambu, air, dan terasering sawah yang menjadi gagasan bentuk amphiteater.

“Selasar ini seperti labirin. Masuk ke ruangan satu keluarnya sudah ditempat yang lain,” sambungnya.

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Selasar dibangun di atas lahan seluas 6.000 meter persegi. Terdapat juga beberapa fasilitas lain seperti outdoor Bale Handap, pendopo, kafe, perpusatakaan, dan cenderamata.

Jumlah karya di Selasar ratusan dan bukan hanya hasil karya Sunaryo, namun juga banyak karya seniman yang pernah berpameran di sana.

“Rata-rata seniman yang pernah menyelenggarakan pameran di sini hasil karyanya tidak mereka bawa pulang tetapi di hibahkan ke Selasar,” ungkapnya.

Selasar Sunaryo juga mendukung seniman muda yang ingin menyelenggarakan pameran, antara lain lewat program residensi.

Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung. (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Ia menuturkan, dalam residensi, Selasar memanggil empat sampai lima seniman untuk difasilitasi. Mereka akan dibiayai, membuat karya sampai dipamerkan.

Seniman yang mengikuti program residensi ditempatkan di ruang istirahat atau rumah bambu.

“Bagi bapak (Sunaryo), seni memiliki tanggung jawab sosial karena ia lahir melalu proses sosial. Oleh karena itu membangun Selasar, bapak juga ingin mengedukasi kepada masyarakat mengenai seni, makanya masuk ke sini tidak di pungut biaya sepeser pun,” ujarnya.

Selasar Sunaryo Art Space buka setiap hari Selasa sampai Minggu pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

Di setiap pertengahan tahun, tempat ini juga kerap menyelenggarakan Selasar Kids Program, yaitu kegiatan yang ditujukan untuk anak kecil. Anak-anak diajarkan menggambar, mewarnai, dan membuat karya.

(cr2)

loading...

Feeds

DJP Jabar I Genjot Pajak UMKM Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Potensi raihan pajak dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat luar biasa besar. Terlebih dengan kebijakan penurunan …