Wisata di Bandung Pakai Bandros dan Boseh, Segini Tarifnya

Bike On The Street Everybody Happy (Boseh). (Riana Setiawan/Radar Bandung)

Bike On The Street Everybody Happy (Boseh). (Riana Setiawan/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Pemerintah Kota Bandung meluncurkan sistem operasional program sepeda sewa alias Bike On The Street Everybody Happy (Boseh) dan Bandung Tour On Bus (Bandros) sebagai solusi pariwisata tanpa macet di Kota Bandung, Selasa (13/2).

Peresmian dilakukan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan wakilnya Oded M Danial di Alun-alun Utara Kota Bandung.

Emil, sapaan akrabnya menyebutkan, program Boseh telah diuji coba selama enam bulan sebagai program sewa sepeda bagi masyarakat maupun wisatawan.

Seteah resmi diluncurkan, masyarakat bisa membeli kartu pintar di sejumlah bank, shelter, atau terminal Boseh untuk menyewa sepeda.

“Bandros ini baru tahap satu tahun depan, 2019, harus dianggarkan lagi secara bertahap untuk pembelian unit sepeda dan Bandros. Jadi tolong ditambahi sekitar minimal 1.000 sepeda dan 36 Bandros agar Kota Bandung mantap dalam pelayanan pariwisata,” ujar Emil

Menurut Emil, Kota Bandung memiliki identitas sebagai kota wisata sehingga sudah seharusnya pemerintah hadir memberikan pelayanan yang nyaman dan aman sebagai solusi wisata kota minim kemacetan.

Dia pun tak lupa mengajak para pelancong di Kota Bandung untuk tidak menggunakan kendaraan sepeda motor atau pun mobil. Sebab saat ini pemerintah telah meresmikan dua program layanan wisata yang murah meriah dan nyaman untuk sarana berkeliling kota.

“Menikmati Bandung itu bisa dengan berjalan kaki, naik sepeda (Boseh) dengan kartu cashless-nya, atau kalau mau agak jauh tinggal naik Bandros. Jadi tidak perlu macet-macetan lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan tujuannya disediakan fasilitas publik ramah lingkungan ini sebagai upaya melestarikan dan membangun citra Bandung sebagai kota wisata tanpa kemacetan.

“Jadi nanti satu hari jika semuanya sudah berhimpun sebagai sistem bisa sebagai warisan. Bagaimana kota ini maju, warganya bahagia dengan sistem transportasi yang modern dan nyaman,” ujar Emil.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota  Bandung Didi Ruswandi.  mengatakan saat ini di Kota Bandung baru tersedia 350 unit Boseh dengan tipe city bike multy speed. Warga yang akan menyewa Boseh bakal dikenakan tarif sewa Rp4.000 per jam.

Sementara untuk Bandros saat ini sudah memiliki 18 unit, 12 di antaranya berasal dari APBD Kota Bandung dan enam dari dana CSR. Dari jumlah keseluruhan 18 unit, 16 unit igunakan untuk keperluan wisata, dua sisanya sebagai kendaraan VVIP.

“Tarif Bandros supaya tidak diprotes angkot maka untuk single trip Rp20.000 dan multi tripatau one day Rp40.000. One day trip itu sepuasnya bisa naik-turun di setiap rute,” ujar Didi.

Bandros tersedia di lima rute yang disiapkan sesuai dengan warna kendaraan. Salah satu rute di pemberhentian adalah Alun-alun, Balai Kota, Gasibu dan Gedung Sate.

Sementara bagi warga yang ingin menyewa Boseh harus melakukan registrasi kartu pintar yang di sediakan di empat titik yaitu Taman Cibeunying, Graha Pos, Alun-alun dan Masjid Cipaganti. Usai melakukan registrasi, warga pun bisa menikmati layanan Boseh di 30 shelter yang ada.

(mur)

loading...

Feeds

DJP Jabar I Genjot Pajak UMKM Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Potensi raihan pajak dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat luar biasa besar. Terlebih dengan kebijakan penurunan …