Ridwan Kamil: Urusan Banjir Itu di Luar Kuasa Kita

Ridwan Kamil.  Foto: Murwani Rokhayati

Ridwan Kamil. Foto: Murwani Rokhayati

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Banjir menjadi persoalan yang sulit dipecahkan setiap walikota yang memimpin Bandung. Namun, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah berupaya menanggulangi banjir.

Ia mengungkapkan, saat ini Pemkot Bandung punya tiga ribu petugas sampah yang bertugas mengangkut sampah di sungai. Mereka diperkuat 12 eskavator.

“Itu merupakan upaya penanggulangan banjir,” kata lelaki yang akrab disapa Emil, di sela peresmian basemen air Sungai Citepus di Jalan Pagarsih, Selasa (13/2).

Selain itu, sambung dia, ada juga program sumur biopori, penambahan gorong-gorong, pembangunan tol air, dan sodetan di kawasan Pasteur.

“Untuk di kawasan Pasteur, awalnya kan sungainya lurus dan sempit, sekarang sudah disodet, sehingga aliran air di sungai lancar,” paparnya.

Terakhir, Emil meresmikan tol air Pagarsih. Ini merupakan rangkaian pembangunan tol air di beberapa tempat, seperti di Sarimas dan beberapa tempat lain.

“Ini adalah upaya Pemkot Bandung mengurangi banjir,” tambahnya.

Walaupun, diakui Emil, tidak mungkin menghilangkan banjir, karena itu merupakan faktor alam.

“Yang kita lakukan sekarang adalah upaya yang dilakukan berdasarkan keilmuan. Sedangkan urusan bajir bajir itu di luar kuasa kita, kita tidak bisa takabur,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar Pagarsih, Kosasih Sanjaya mengatakan, sejak dibangunnya tol air memang banjir tidak besar.

“Pernah ada banjir setelah hujan besar, satu kali. Tapi tidak terlalu tinggi, karena air langsung surut,” katanya.

Dalam proyek pengerjaan ini, Kosasih menghibahkan tanah seluas 40 meter persegi untuk kelancaran pembangunan proyek.

“Saya sadar, dengan pembangunan ini bisa mengurangi banjir. Jadi ya saya hibahkan saja tanahnya,” akunya.

Menurut Kepala Dinas Pengerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya, sistem kerja tol air Pagarsih ialah menampung luapan air hujan di bak kontrol. Jika bak kontrol terlalu penuh, maka air akan dialirkan ke anak sungai Citepus.

“Tujuan program ini memang untuk normalisasi sungai Citepus. Sebagai solusi banjir di Jalan Pagarsih. Fungsinya menjadi pengalihan sekaligus menambah volume debit sungai Citepus,” tambahnya.

(mur)

loading...

Feeds

Lewat Dunia Games, Telkomsel Gelar Liga ESport

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA– Telkomsel melalui Dunia Games menggelar Liga eSport sebagai rangkaian kompetisi di Indonesia Games Championship (IGC) 2019. Liga eSport …