Industri Keuangan Berbasis Syariah Berpotensi Jadi Lokomotif Ekonomi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG — Dunia perbankan angkat bicara mengenai kedudukan industri keuangan berbasis syariah di Indonesia. Menurut bank Jabar Banten (bjb) Syariah,  menilai jika masa depan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia mempunyai masa depan cerah dan berpotensi menjadi lokomotif ekonomi nasional.


Direktur bank bjb syariah Indra Falatehan mengemukakan, Indonesia sebagai negara muslim terbesar di Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi industri perbankan syariah maupun keuangan berbasis syariah.

Saat ini, Indonesia memiliki potensi besar karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beragama terutama Muslim. Industri keuangan syariah semakin hari akan semakin baik. Namun secara market share ini yang menjadi masalah karena kami melawan sesuatu yang bergerak,” ujar Indra dalam keterangan pers, Rabu (07/1/2018).

Menurut Indra, geliat ekonomi berbasis syariah di Indonesia sendiri saat ini terus memperlihatkan tren positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hinggaakhir tahun 2017 lalu, penyaluran biaya perbankan syariah tumbuh mencapai 15,75 persen secara tahunan.

Dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 20,54 persen. Bahkan dari sisi aset, perbankan syariah menunjukan peningkatan yang cukup signifikan yakni mencapai 19,79 persen. Angka tersebut berada di atas tingkat pertumbuhan aset perbankan konvensional yang hanya sebesar 11,20 persen.

Kendati begitu, secara garis besar, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia belum sesuai dengan harapan dan potensi yang ada. Hal tersebut tercermin dari market share keuangan syariah Indonesia yang masih relatif kecil yakni hanya berkisar di angka lima persen.

Angka tersebut berada jauh di bawah negara mayoritas Muslim lainnya seperti Uni Emirat Arab dengan 19,6 persen, Malaysia yang mencapai 23,8 persen serta Arab Saudi 51,1 persen.

Padahal Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Artinya, pemeluk Islam di Indonesia mewakili nyaris 11 persen dari total populasi Muslim dunia. Sebuah potensi yang seharusnya dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi syariah nasional.

Loading...

loading...

Feeds