Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Bentuk Laskar ‘Rindu’

Dengan begitu, menurutnya organisasi ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak kecil sehingga harus dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan yang cukup. Oleh karena itu, pihaknya akan memberi pendidikan dan pelatihan dasar bagi para Laskar Rindu selama lima hari.


Dalam pelatihan itu, mereka akan diberi pengetahuan terkait kesigapan untuk bertindak, pembinaan mental dan emosi, serta baris berbaris. “Juga ada pendidikan keimanan dan bela negara. Kami ingin kampanye ini tertib, tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Koordinator organisasi, Didi Abdulhadi, mengatakan, tingginya antusias para santri ini sebagai wujud perhatian pesantren terhadap pasangan tersebut. Menurutnya, para santri yang tergabung dari ke dalam relawan ini berasal dari berbagai pesantren di Jawa Barat.

Dia menyebut, keberpihakan ini tidak terlepas dari hadirnya sosok Uu dalam ajang demokrasi tersebut. “Sekarang kan yang dari pesantren hanya Pak Uu,” katanya.

Meski begitu, Didi menyebut pihaknya hanya akan menghimpun 5.000 Laskar RINDU se-Jawa Barat. Selain karena kebutuhan, dia mengakui waktu yang tersedia cukup terbatas.

“Jadi kami tidak hadir di semua kabupaten/kota, hanya per wilayah saja. Seperti sekarang kan di wilayah Bandung Raya digabungkan,” katanya.

Selanjutnya, untuk wilayah Priangan Timur akan dikukuhkan dengan memilih lokasi di Kabupaten Garut. “Kami ingin tampil beda dengan menghadirkan tim yang berakhlak dan santun,” katanya.

(bbb)

Loading...

loading...

Feeds