Hadadi: Kenaikan Honor untuk Memenuhi Peran Penting Guru

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi. (ist)

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi. (ist)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG  Guru merupakan pengajar dan pendidik yang memiliki peran sangat penting dalam dunia pendidikan, bahkan guru harus bisa mentransfer ilmu pengetahuan ke peserta didik,  bahkan selain itu guru juga dituntut untuk memberikan pendidikan karakter dan menjadi suri tauladan dengan mempunyai karakter yang baik bagi anak didiknya.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi, di Kantor Disdik Jabar, Jumat (02/02/2018).

Menurutnya guru juga memiliki tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan melakukan evaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

“Melihat peran dan tugas guru yang begitu krusial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Jawa Barat, baik guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non PNS,” ucapnya.

Hadadi mengatakan, setelah adanya alih kelola SMA/SMK dari Pemerintah Kota dan Kabupaten kepada Pemerintah Provinsi, tunjangan guru PNS mengalami kenaikan, dari awalnya Rp 600.000 menjadi Rp 1,2 juta/orang dan tunjangan kepala sekolah Rp 4 juta dan tenaga pengawas Rp 4,5 juta/orang.

“Tidak hanya guru PNS, guru Non PNS atau guru honorer pun mendapatkan kenaikan honor. Guru honorer mendapatkan honor sebesar Rp 85.000/jam mengajar tatap muka dari sebelumnya berkisar antara Rp 10.000/jam hingga Rp 35.000/jam,” tutur Hadadi.

Hadadi menegaskan, peningkatan kesejahteraan guru penting dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitasnya yang saat ini mencapai 81.403 orang dari sebelumnya hanya 4.240 orang.

“Pasca alih kelola jumlah guru mencapai 81.403 orang, dengan rincian 23.928 orang PNS dan guru Non PNS di sekolah negeri sekitar 14.401 orang, selebihnya kurang lebih 23.928 orang merupakan guru Non PNS di sekolah swasta,” katanya.

(Mun)

 

 

loading...

Feeds

rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …