Ciaaat! Wali Kota Tendang Satpol PP

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh melayangkan tendangan untuk menguji fisik anggota Satpol PP. Foto: Ivan/Lombok/post/jpnncom

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh melayangkan tendangan untuk menguji fisik anggota Satpol PP. Foto: Ivan/Lombok/post/jpnncom

POJOKBANDUNG.com – Foto tendangan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh pada anggota Satpol PP yang beredar, mendapat tanggapan beragam dari warganet.

Bagaimana sebenarnya pak wali kota bisa melayangkan kakinya?

Kasatpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati menjelaskan, sebenarnya sebelum wali kota dua priode itu menendang, justru anggota satpol PP-lah yang meminta untuk dites ketangguhan fisiknya dengan cara seperti itu.

“Jadi ceritanya begini,” tutur Bayu memulai ceritanya.

Sesaat sebelum tendangan maut Ahyar itu melayang, Bayu dipilih menggantikan posisi Chaerul Anwar, Kasatpol PP lama yang dimutasi menduduki jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Karena kami kompak, anggota (Satpol PP) ikut hadir di luar, menunggu di luar selama proses pelantikan saya (jadi Kasatpol PP yang baru),” ujarnya, seperti diberitakan Lombok Post (Jawa Pos Group).

Seusai seremony pelantikan, Ahyar bersama sejumlah pejabat lainnya ke luar ruangan.

Di luar, ternyata sudah berbaris sejumlah anggota Satpol PP yang menunggu kehadiran Wali Kota Mataram, pejabat lainnya dan kasat baru mereka, dalam posisi berbaris.

“Mungkin ini bentuk saking bahagianya anggota ya, dengan dilantiknya saya, sehingga sudah berbaris menunggu di luar,” terangnya.

Bayu melanjutkan, Ahyar yang melihat sejumlah anggota Satpol PP berdiri berbaris, langsung mengajukan sejumlah pertanyaan.

Mulai dari kesiapan anggota, apakah mereka siap mendukung Bayu Pancapati, sebagai kasat baru.

“Pak wali tanya (ke anggota) “siap untuk mendukung kasat yang baru?”. Mereka jawab siap, bahkan ada lalu yang menyodorkan diri,” jelasnya.

Salah satu yang menyodorkan diri saat itu adalah Komandan Peleton (Danton) 3 Surya Hadi. Bayu lalu menirukan ulang, perkataan yang diucapkan Surya Hadi.

“(Surya Hadi bilang) “Pak, tes kita Pak Wali!’ kata Surya,” tuturnya.

Saat itu, kata Bayu Surya lalu menyodorkan badannya yang kekar ke arah depan. Ahyar kemudian mengambil kuda-kuda, kemudian melayangkan tendangan ke titik-titik yang tangguh.

“Pak wali itu pesilat, beliau tahu mana yang rentan ditendang dan mana yang kuat untuk ditendang,” ujarnya.

Soal foto yang beredar, seolah-olah tendangan Ahyar menghantam wajah anggota, Bayu bersaksi tak ada wajah yang ditendang Ahyar.

Jika titik-titik lumpuh yang ditendang, Bayu memastikan anggota itu sudah pasti tersungkur.

loading...

Feeds

Sandiaga Uno Kunjungi Pasar Cihapit

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Kunjungi Pasar Cihapit, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno menilai ini merupakan pasar yang baik. Sandi …