BPOM Bandung Tarik Suplemen Mengandung Babi

Kepala Balai Besar POM Bandung, Abdul Rohim. Foto: Gumilang/Radar Bandung

Kepala Balai Besar POM Bandung, Abdul Rohim. Foto: Gumilang/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Viralnya surat dari Balai Besar POM di Mataram kepada Balai POM di Palangka Raya tentang hasil uji sampel dua suplemen yang positif mengandung babi, membuat BBPOM Bandung tak tinggal diam.


Seperti diberitakan, uji sampel yang menghebohkan itu menyatakan suplemen Viostin DS dan Enzyplex tablet positif mengandung DNA Babi.

Kepala Balai Besar POM Kota Bandung, Abdul Rohim mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi serta penarikan kedua produk tersebut sejak Kamis (1/2) pagi.

“Kita lakukan penarikan di setiap apotik, market dan tempat lainnya yang menjual suplemen tersebut,” kata Abdul saat ditemui Radar Bandung (grup pojokbandung) di Kantor Balai POM, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Kamis (1/2).

Pihaknya, sambung dia, tidak menarik kedua produk secara keseuruhan.

Sebab, sampel produk yang tertera dalam surat edaran Balai Besar POM Pusat menginstruksikan untuk menarik produk Viostin DS produksi PT. Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H, dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.

“Produk yang memiliki nomor bets tersebut saja yang kita tarik,” ujarnya.

Badan POM pusat juga telah menginstruksikan PT. Pharos Indonesia dan PT Medifarma Laboratories untuk menghentikan produksi dan/atau distribusi produk dengan nomor bets tersebut saja.

“Untuk sementara kita anjurkan masyarakat untuk tidak dulu mengkonsumsi kedua produk tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil pengawasan terhadap produk yang beredar di pasaran (post-market vigilance) melalui pengambilan contoh dan pengujian terhadap parameter DNA babi, ditemukan bahwa kedua produk terbukti positif mengandung DNA babi.

Ia menuturkan, tak lama setelah pengumuman dari Badan POM pusat, PT. Pharos Indonesia telah menarik seluruh produk Viostin DS. Demikian juga PT Medifarma Laboratories yang menarik seluruh produk Enzyplex tablet.

“Mereka sudah stop produksi dengan bets tersebut,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan konsumen, BBPOM Bandung akan terus memantau dan melakukan penarikan produk yang tidak memenuhi ketentuan, termasuk yang terdeteksi positif mengandung DNA babi, namun tidak mencantumkan peringatan “MENGANDUNG BABI”.

Menurutnya, POM pusat secara rutin melakukan pengawasan terhadap keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu produk dengan pengambilan sampel produk beredar, pengujian di laboratorium, serta tindak lanjut hasil pengawasan.

“Jadi ini bukan masalah kita belum melakukan pengecekan sebelumnya, di awal sudah kita cek, kan ini yang terdeteksi nomor bets tertentu saja, bukan berarti semua mengandung babi,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat untuk tidak resah dengan penarikan kedua produk suplemen ini.

“Kita sudah lakukan tindakan, masyarakat dihimbau tenang,” pungkasnya.

(Cr1)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …

Kodam Cendrawasih Siap Dukung PON XX Papua

POJOKBANDUNG.com, JAYAPURA – Dalam rangka meminta dukungan dari Kodam XVII/Cenderawasih, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin bersama rombongan melaksanakan …

Minta Warga Waspada Varian Baru COVID-19

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Kesehatan Kota Cimahi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 varian baru B 117 yang kasusnya …