PMII Desak Bawaslu dan KPU Bersikap Independen dan Tegas Tindak Pelanggaran

Massa PMII Kota Bandung saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Selasa (30/1). FOTO: ASEP RAHMAT/RADAR BANDUNG

Massa PMII Kota Bandung saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Selasa (30/1). FOTO: ASEP RAHMAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandung menggelar aksi damai di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Jalan Turangga, Kota Bandung.


Mereka menuntut Bawaslu bersikap independen dan profesional saat pelaksanan Pilkada.

PMII juga menyuarakan beberapa tuntutan seperti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus netral dan independen, KPU juga harus akurat dalam menetapkan daftar pemilih tetap (DPT).

Kemudian, Bawaslu harus menindak tegas pelaku money politic, mahar politik, penyebar isu sara, dan pelaku kampanye hitam.

Kedua lembaga itu dituntut bersikap tegak dan tidak memihak salah satu pasangan calon.

PMII meminta setiap kandidat kepala daerah membangun visi misi serta program yang menunjang kesejahteraan rakyat. Para kandidat maupun partai politik dan tim pemenangan agar tidak melakukan money politic, mahar politik, menyebar isu sara, praktik kampanya hitam.

“Kita laksanakan Pilkada dengan damai dan jujur. Sehingga masyarakat bisa memilih pemimpin dengan baik,” ujar koordinator aksi, Junen Hudaya, di sela-sela aksi, Selasa (30/1).

Junen juga menyebut, dibeberapa daerah di Jabar ada indikasi melakukan praktek mahar politik. Padahal, imbuh dia, dengan cara itu, setiap calon kepala daerah bakal terbebani dan tidak berpihak kepada rakyat.

“Kami meminta Bawaslu proaktif melakukan pengawasan terhadap setiap pelanggan pemilu, apalagi beberapa daerah yang dianggap rawan pelanggaran,” tuturnya.

Junen melanjutkan, pemilu adalah pesta demokrasi dalam praktek bernegara. Pemilu menjadi sarana utama bagi rakyat untuk menyatakan kedaulatannya atas negara dan pemerintahan.

“Kami meminta KPU dan Bawaslu tegas dalam menindak pelaku-pelaku pelanggaran pemilu, terutama mengenai money politic dan mahar politik,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …