Mengenal Komunitas Dance Bandung, Bertahan karena Masih Diminati

Komunitas One Dance Academy

Komunitas One Dance Academy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seni dancer terus tumbuh, meski mengalami pasang surut. Di Bandung, salah satu komunitas yang masih menampung minat bakat dancer adalah Komunitas One Dance Academy.


Komunitas yang sudah terbentuk empat tahun lalu ini, kini tetap eksis ditengah perkembangan jaman yang membuat dancer semakin ditinggali.

“Tetap bertahan karena yakin bahwa minat orang untuk menjadi dancer itu masih ada, meskipun tidak menjadikan itu profesi tapi setidaknya kita di sini menampung orang-orang yang ingin belajar dance,” ucap Instruktur One Dance Academy, Ivan Permana, saat dihubungi Radar Bandung (grup pojokbandung), Rabu (17/1).

Sampai saat ini, jumlah anggota one dance academy berjumlah 50 dan terdiri dari tingkat pelajar sampai umum.

“Rata-rata usia teman-teman yaitu mulai dari tujuh sampai 35 tahun, ada yang SMP sampai mahasiswa juga,” lanjutnya.

Genre yang diusung komunitas yang sudah memenangkan beberapa penghargaan ini adalah kontemporer, jazz, dan balet. Kontemporer menjadi fokus utama yang diajarkan di sini.

“Fokus kita memang dikontemporer, kenapa komtemporer soalnya masih jarang di Bandung, baru kami dan Inspiro yang membuka kelas ini dan minat paling banyak juga kontemporer,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ivan menjelaskan kegiatan rutin yang diselenggarakan one dance, salah satunya adalah kelas dance bagi anggota yang sudah mendaftar.

“Kelas di sini ada yang pemula sampai mahir, kalo yang pemula kita ajarkan gerakan dasar dance, dari nol banget di kenalinnya dan juga ada tujuh pelatih untuk masing-masing genre, semuanya sudah ahli dalam bidangnya,” jelasnya.

Biaya pendaftaran untuk bisa ikut kelas di One Dance Academy adalah Rp 100 ribu dengan jadwal latihan seminggu dua kali dan bertempat di Jalan Suniaraja No. 124 A.

Selain kelas, mereka juga setiap merayakan hari jadi menggelar pagelaran dance untuk mengapresiasi hasil latihan teman-teman komunitas selama satu tahun kebelakang.

Seperti tahun sekarang menggelar pagelaran tahunan dengan tema ‘Tribute’.

Untuk memperkaya gerakan, mereka beberapa kali mengundang dancer tingkat Nasional untuk memberi ilmu dan menceritakan pengalaman dance,

“Beberapa kali kita suka undang dancer-dancer nasional, yang sudah melanglabuana di Indonesia. Kita suruh mereka cerita pengalamannya, biar teman-teman bisa lebih termotivasi dan juga memperkaya ilmu dan gerakan juga,” pungkasnya.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …