Waduh! Harga Cabai Rawit Naik sampai Segini, Ibu-ibu Kecewa

Pedagang Pasar Kiaracondong sedang menjaga dagangannya. (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

Pedagang Pasar Kiaracondong sedang menjaga dagangannya. (AZIZ ZULKHAIRIL/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Harga cabai rawit terus merangkak naik. Awalnya satu kilo berharga Rp8.000 sekarang menjadi Rp15.000.


Bukan hanya cabai rawit, bawang merah pun ikut naik. Harganya sama dengan cabai rawit.

Yayan (50) pedagang cabai di Pasar Kiaracondong mengatakan kenaikan terjadi pada minggu kedua bulan Januari ini. Kenaikan harga cabai bersamaan dengan harga bawang.

Ia menjelaskan, ketika harga cabai naik, secara otomatis bawang juga naik, ia pun tidak tahu penyebab kenaikan tersebut.

“Akhir-akhir ini memang selalu begitu, tidak tau penyebab pastinya apa,” sambungnya

Namun ia menduga jika kenaikan tersebut diakibatkan minimnya hasil panen petani cabai dan bawang di Jawa Barat. Sehingga berpengaruh pada stok penjualan.

“Yang berjualan banyak, tapi barangnya sedikit, kami pun untung beberapa ribu saja jadinya, berbeda dengan stoknya banyak, kami bisa untung banyak,” ujarnya.

Seluruh harga yang ia banderol, dikatakanya sudah memyesuaikan harga pasar induk Cicaringin, di mana ia dan beberapa pedagang lain mengambil dari agen-agen di pasar tersebut.

“Kalau perbedaan harga jual di pasar induk dan pasar Kiaracondong perbedaannya paling beberapa ratus perak saja,” ujarnya.

Sementara itu, Laras (35), ibu rumah tangga mengakui, kenaikan harga cabai dan bawang sangat berbeda jauh dibandingkan Desember tahun lalu.

“Bulan Desember yang harusnya naik ini malahan tidak naik, sekarang malah naik,” ujar laras.
Menurutnya kenaikan cabai dan bawang merah itu sangat berpengaruh kepada pembeli, meski selisih hanya beberapa ribu saja dari untung penjual.

“Ibu-ibu rumah tangga itu pasti akan menawar-nawar juga akhirnya, jadi sangat pengaruh kenaikan harga berapapun,” terangnya.

Ia menginginkan, agar harga cabai dan bawang merah lekas normal di angka Rp8.000 rupiah. Sehingga para penjual untung banyak pembeli pun lebih banyak.

“Kalau orang pasar pasti maunya untung banyak, makanya harga cabai sama bawang di turunkan,” pintanya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Kol. Tek Videon Nugroho Yakinkan Sinovac Aman

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Didampingi oleh para Kepala Dinas, Komandan Wing Pendidikan Teknik Kolonel Tek Videon Nugroho, mengikuti Vaksinasi Covid-19 tahap …

Kodam Cendrawasih Siap Dukung PON XX Papua

POJOKBANDUNG.com, JAYAPURA – Dalam rangka meminta dukungan dari Kodam XVII/Cenderawasih, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin bersama rombongan melaksanakan …