Tren Busana Muslim Tahun Ini, Ada Paduan Budaya Lokal dan Teknologi

Sentra Wisata Hijaber dan Craft Kota Cimahi (imgrum.org)

Sentra Wisata Hijaber dan Craft Kota Cimahi (imgrum.org)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tren fesyen tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Begitu juga pada fesyen muslim yang berada pada zona abu-abu alias samar. Ada paduan antara warna lokal dan teknologi.


Karena disebut zona abu-abu, maka tren fesyen 2018 diramalkan sebagai tren Greyzone.

Dilansir dari laman resmi Bekraf Indonesia, tren Greyzone merupakan sebuah penyusunan decoding (terjemahan desain) oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Kelompok Indonesia Trend Forecasting (ITF).

Tren Greyzone diterjemahkan dalam lima sektor, yakni modest fesyen muslim, fesyen konvensional, desain tekstil, desain produk, dan interior.

Greyzone diambil dari fenomena kekinian, di mana kehidupan penuh keabu-abuan, samar, sulit ditebak. Bukan hitam, bukan putih. Antara batas baik dan buruk, antara salah dan benar, dan seterusnya.

Founder Islamic Fashion Institute Nunik Muwardi mengatakan, ramalan tren 2018-2019 sebenarnya sedang disusun ITF dan Bekraf. Rencananya akan diluncurkan Maret 2018.

Founder yang juga dosen program studi fashion design Universitas Maranatha Bandung ini mengungkapkan ada empat tema besar dalam konsep Greyzone, yaitu Archeant, Vigilant, Cryptic, dan Digitarian.

Archeant diilhami periode awal terjadinya fotosintesa di bumi, mewakili pemikiran tentang esensi kehidupan.

Pada saat bumi masih berusia muda yang kemudian berproses menjadi sebuah dunia yang memungkinkan keberadaan manusia.

“Bentuknya mempersentasikan inspirasi bentukan dari bumi,” jelas Nunik Muwardi, di Bandung, baru-baru ini.

Warna-warna alam seperti biru indigo, hijau, abu-abu hingga cokelat menjadi warna yang mendominasi tema Archeant.

Selanjutnya Vigilant yang merupakan kelahiran kembali unsur tradisional atau budaya lokal, tapi memadu dengan teknologi modern atau ilmu pengetahuan. Cirinya, warna-warna yang tenang atau kalem.

Selain dari kreasi material, permainan tumpuk, siluet boxy dan teknik lipat pun jadi kekuatan dari Vigilant. Warna putih, mustard, terracoa pun jadi warna khas di tema yang mengusung konsep minimalis ini.

Lalu, tema Cryptic merupakan representasi dari gaya hidup berpendidikan tinggi di mana teknologi bertemu dengan tanggung jawab yang paralel dengan kegemaran bereksperimen.

“Dan yang terakhir Digitarian, yaitu presentasi campuran gaya estetis dari beberapa generasi,” pungkasnya.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds

PDKB UPT Bandung Siaga Jaga Stabilitas Listrik

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kebutuhan listrik semakin meningkat seiring dengan datangnya alat dan penemuan terbaru yang membutuhkan energi listrik sebagai sumbernya. …
PPB

PPB Perkuat Peran Jurnalis dan Perangi Hoaks

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menghadapi bonus demografi di Indonesia pada tahun 2045  mendatang, Pemuda Peduli Bangsa (PPB) mengantisipasi hambatan yang akan …
Pemkot

BSM Plus Permudah Informasi Geografis

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyosialisasikan aplikasi sistem informasi geografis berbasis situs daring bernama Bandung Smart Map Plus (BSM+). …
PNS

Oknum PNS Subang Main Narkoba Berjenis Sabu

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Petugas Kepolisian Polres Subang menangkap seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Subang ditangkap karena …
Persib

Lawan Badak Lampung dengan Skuad Lengkap

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung tinggal menyisakan dua laga di Liga 1 2019. Terdekat, Maung Bandung akan menghadapi Perseru Badak …
PRESIDEN

Demokrat Tolak Penambahan Masa Jabatan Presiden

POJOKBANDUNG.com, Wacana penambahan masa jabatan presiden terus mengemuka, kendati Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak setuju dengan penambahan jabatan kepala …
cipali

Tol Cipali KM 40-86 Rawan Kecelakaan

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat yang akan menggunakan Tol Cipali untuk mewaspadai kecelakaan. Kecelakaan …