Tiga Pihak Sepakat KSO BIJB untuk 17 Tahun

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan PT Angkasa Pura II (Persero) sepakat melaksanakan operasional jasa kebandarudaraan BIJB untuk 17 tahun ke depan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan PT Angkasa Pura II (Persero) sepakat melaksanakan operasional jasa kebandarudaraan BIJB untuk 17 tahun ke depan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), dan PT Angkasa Pura II (Persero) sepakat melaksanakan operasional jasa kebandarudaraan BIJB untuk 17 tahun ke depan.


Kesepakatan ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangi oleh Gubernur Jawa Barat, Direktur Utama (Dirut) PT BIJB, dan Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung, Senin (22/1).

Sesuai dengan kesepakatan Kerja Sama Operasional (KSO) ini, PT BIJB akan melakukan kegiatan dari aspek pengusahaan (komersial) dan PT Angkasa Pura II (Persero) akan menyelenggarakan operasional dan pemeliharaan BIJB.

Selanjutnya, atas dasar KSO ini akan diterbitkan pula izin Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) atas nama PT Angkasa Pura II (Persero) untuk pengoperasian BIJB.

Selain itu, berdasarkan perjanjian ini, PT Angkasa Pura II (Persero) akan melakukan perpanjangan runway BIJB hingga mencapai 3.000 (tiga ribu) meter.

PT Angkasa Pura II (Persero) pun akan menjadi Pemegang Saham PT BIJB, yang akan dituangkan dalan Perjanjian tersendiri, yaitu Shareholder Agreement (SHA).

“Ini adalah sebuah sejarah yang kita syukuri karena ini (BIJB) adalah bandara pertama yang dioperasikan secara bersama-sama antara BUMN dan BUMD, serta pembangunannya pun pembangunan bersama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dan para pihak terkait,” kata Aher usai penandatanganan perjanjian.

“Kita berharap dengan selesainya KSO ini akan ada sebuah kejelasan bahwa bandara ini pasti jadi, kalau sudah KSO ini pasti jadi, dan kita mudah-mudahan pengerjaan sisanya kurang lebih 15 persen lagi bisa dikebut dua bulan atau tiga bulan ke depan,” paparnya.

“Harapan Presiden untuk diresmikan 2018 bisa jadi kenyataan. Insyaallah harapan Presiden tidak hanya jadi kenyataan diresmikan sebagai bandara baru tetapi bisa digunakan untuk embarkasi haji untuk keberangkatan 2018,” tambahnya.

Rencananya soft launching BIJB akan dilakukan pada awal Mei 2018, dan pada bulan Juni akan dilakukan grand launching. Grand launching akan fokus pada kesiapan hal-hal teknis bandara, seperti penyediaan fasilitas, sistem operasional (yang sudah berjalan di AP II), human resources, juga hal yang berkaitan dengan teknologi, infrastruktur pendukung, dan lain sebagainya.

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …