Ini Sebab Gagalnya Peresmian Gerbang Tol Pasteur 1 Simpang Baros

Gerbang Tol Pasteur 1 Simpang Baros. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Gerbang Tol Pasteur 1 Simpang Baros. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Peresmian Gerbang Tol Pasteur 1 Simpang Baros ditunda. Padahal, peresmian tersebut direncanakan dilakukan Selasa (23/1).


Gagal diresmikannya gerbang tol tersebut, disebabkan adanya proyek rekonstruksi jalan dan pengerasan di beberapa lajur yang belum rampung.

Pantauan di lokasi, pengerasan jalan menggunakan alat berat yang saat ini masih terus bekerja. Puluhan pekerja proyek pun tampak berjibaku menyelesaikan proyek relokasi pintu tol tersebut.

Humas PT. Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Dadan Saripudin, mengatakan, terlambatnya pembangunan mengingat traffic di Tol Pasteur cukup padat. Setiap harinya ada sebanyak 32 ribu kendaraan yang melintas.

Selain itu, hambatan lain yang menunda peresmian, kata Dia, ada beberapa pintu yang masih dalam proses penyelesaian serta mesin tapping dan sarana pendukung lainnya.

“Sekarang pengerjaan terus kita kebut, mudah-mudahan bisa segera diselesaikan,” ucapnya.

Menurutnya, jika memaksakan untuk membuka gerbang tol dalam kondisi yang belum selesai, justru akan menyebabkan kemacetan di wilayah Cimahi dan sekitarnya.

“Kalau dipaksakan, akan terjadi penumpukan kendaraan,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, piaknya sudah menyiapkan sedikitnya enam pintu di Gerbang Tol Baros Cimahi.

Nantinya, kendaraan yang melaju dari arah Pasteur menuju Padalarang, Purwakarta, dan Jakarta maupun sebaliknya, tak perlu melakukan tapping di Pintu Tol Pasteur. Sementara yang ke arah Cimahi nanti hanya satu kali tapping saja.

“Jadi pas mau keluar pintu Tol Baros, pintu Tol Pasteur portalnya akan dibuka,” terangnya.

Disinggung alasan pemindahan Pintu Tol Pasteur, ia menyebutkan, ini merupakan salah satu program dari perusahaan yang berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas.

Setelah koordinasi dengan pihak kepolisian, lanjutnya, Pintu Tol Pasteur jaraknya terlalu dekat dengan rambu lalu lintas di perempatan jalan Pasteur. Sehingga, kerap menimbulkan kemacetan terutama pada saat libur panjang.

“Pemindahan sejauh 3,8 kilometer ke arah dalam Tol Baros, mudah-mudahan antrean kendaraan tidak terlalu menumpuk,” tandasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds