Cari Kopi dan Tempat Nongkrong di Bandung? Contrast Coffee Tempatnya

Contrast Coffee

Contrast Coffee

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Minuman berkafein, kopi, memang tidak pernah lekang oleh waktu. Siapa pun pasti menyukainya, tak hanya kaum maskulin saja, wanita dan remaja pun banyak yang cinta kopi.

Penentuan tempat ngopi sendiri menjadi hal penting, karena menyeruput kopi di tempat yang asik pun seakan harga yang tidak bisa terbayarkan lagi nikmatnya.  Contrast Coffee, coffee shop yang beralamat di Jalan Anggerk No. 46, Cihapit, Bandung, menghadirkan suasana nyaman dan cozy.

Cocok bagi pengunjung yang mencari tempat untuk sekadar minum kopi atau bertemu dengan kawan lama.

“Tempat ini hadir untuk teman-teman yang bukan hanya ingin minum kopi, tapi untuk bertemu  dengan klien, orang terkasih, maupun teman lama,” ucap Dika, owner Contrast Coffee.

Awalnya, pemilik nama lengkap Muhammad Dhika Ramadhan ini penikmat kopi. Mencoba kopi dari satu tempat ke tempat lain. Hingga kemudian tertarik untuk membuat kopi sendiri.

“Saya memang suka kopi, jalan-jalan buat ngopi, merasakan kopi dari satu tempat ke tempat lain,

sampai akhirnya beli alat-alat buat bikin kopi terus ikut kelas barista,” lanjutnya.

Sampai pada akhir 2016, Dika dan sepupunya memutuskan untuk membuka coffee shop dengan nama Contrast. Menurutnya, pemilihan nama Contrast karena ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda namun tetap selaras. Konsep coffee shop yang unik dengan tujuan ingin mengedukasi para penikmat kopi.

“Tujuannya itu ingin meng-kopi kan Bandung. Orang Bandung biar tau cara ngopi yang bener itu gimana, bukan Cuma asal minum aja, sekalian mengedukasi kopi juga sih,” tambahnya.

Lebih jelas, Dika mengatakan bahwa jenis kopi yang disajikan yaitu Ijen dan House Blend. Kopi Ijen adalah jenis kopi yang berasal dari lereng pegunungan Ijen, Jawa Tengah.

Jenis kopi yang dihasilkan dari pegunungan Ijen tersebut adalah Arabica dan Robusta. Sedangkan, house bland adalah jenis kopi untuk yang tidak terlalu menyukai pahitnya kopi, campuran kopi Jawa dan kopi Gayo dari Aceh Tengah.

“Jenis kopinya kami produksi sendiri, kalo biji kopinya ambil dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Barat, Toraja, Gayo, Jawa Timur, Bali, dan lainnya. Kita produced roasted been yang kemudian di roasting (sangrai) sendiri,” ungkap pria 25 tahun ini.

Untuk menu yang disediakan adalah signature coffee, seperti latte dan cappuccino.

“Kami punya short, black, mazagran, mini, cappuccino, latte atau flat white, magic, chocolate, matcha latte, tea, orange juice, manual filter coffee, cold brew, affogato, matchagato, chocogato, dan baby chino yaitu steam milk, diatasnya dikasih coklat powder dan marshmellow,” katanya.

Coffee shop yang memiliki lima orang barista ini mempunyai minuman Mazargan sebagai menu unik dari tempat yang menempati dua lantai. Mazargan merupakan perpaduan black ice (ekspresso), gula, dan lemon yang kemudian di blend menjadi satu, perpaduan rasa asam dari lemon dan pahit, menjadi rasa unik dan berbeda dilidah penikmat kopi.

“Mazargan ini lebih ke segar sih jadinya.”

loading...

Feeds

Telkomsel Kembali Gelar IndonesiaNEXT di Jabar

  POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Dalam rangka menyiapkan generasi muda Indonesia dalam menghadapi persaingan global, Telkomsel kembali menggelar IndonesiaNEXT. Pada tahun ketiga …