Gubernur Lantik Kasubbag Kasubbag Tata Usaha SMA/SMK

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pelantikan sejumlah Kasubbag Tata Usaha (TU) SMA/SMK

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pelantikan sejumlah Kasubbag Tata Usaha (TU) SMA/SMK

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melantik sejumlah Kasubbag Tata Usaha (TU) SMA/SMK, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Senin (15/01/2017).


Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 82.2/kep.48-bkd/2018 tentang pengangkatan dan pemindahan Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan struktural jabatan administrasi di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pelantikan kali ini, adalah pelantikan yang melengkapi pelantikan sebelumnya, dimana seluruh SMA/SMK di Jawa Barat kini sudah memiliki pejabat-pejabat kasubbag tata usaha,” ungkap Gubernur Ahmad Heryawan.

Aher menuturkan, sejak tahun 2017, atau sejak alih kelola SMA/SMK dari kabupaten/kota ke Provinsi, diangkatlah kasubbag TU/pejabat fungsional Eselon IV di SMA/SMK untuk bertanggung jawab dalam mengurus administrasi sekolah.

“Ini sebuah kehormatan dan penghargaan, oleh karena itu, yang ada di hadapan kita adalah kerja keras, bagaimana menata kelola administrasi sekolah, khususnya keuangan supaya teratur, rapih, sesuai dengan ilmu akuntansi, dan pendayagunaannya bisa dipertanggung jawabkan, dan transparan,” kata Aher.

Aher selanjutnya mengimbau para Kasubbag TU supaya memegang teguh tata kelola sesuai peraturan yang ada. Kemudian, dirinya pun menekankan agar para pejabat fungsional tersebut tak terpengaruh intervensi yang menyimpang dari pihak manapun.

“Kalau ada orang yang menekan, tolak! Karna kedepan, ketika ada pemeriksaan, penelaahan terkait dengam baik buruknya pelayanan administrasi, tentu kasubbag tata usaha sekolah yang jadi penanggung jawab utama, selain kepala sekolah yang memiliki tugas sebagai pemimpin sekolah,” katanya.

Pada konteks pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), aparatur sipil negara yang proprsional pada umumnya, memang harus bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu melaksanakan pelayanan publik bagi masyarakat.

Selain itu aparatur juga harus mampu menjaga peran sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangsa berdasarkan pancasila dan UUD 1945, yang merupakan ujung tombak dan kunci keberhasilan dalam pencapaian prestasi bagi daerah Provinsi Jawa Barat.

Loading...

loading...

Feeds

Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …