Kapolres Cimahi Rusdy Pramana: Do The Best And Let God Do The Rest‎

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Dalam kehidupan sosial, semua manusia tentunya akan berusaha melakukan hal terbaik. Baik bagi diri sendiri maupun untuk masyarakat.


Namun, untuk mewujudkan dan menciptakan hal tersebut, maka perlu dilakukan langkah-langkah secara berkesinambungan.

“Do the best and let God do the rest”‎, itulah slogan yang diusung oleh Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, dalam menciptakan suasana harmonis antara masyarakat dengan kepolisian.

“Kondusifitas itu harus diciptakan,” ujar Rusdy, ketika ditemui Radar Bandung (grup pojokbandung) di ruang kerjanya, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi.

Selama menjadi Kapolres di Cimahi, pria kelahiran Surabaya 28 mei 1979 itu sangat senang melakukan silaturahmi.

Selain dengan instansi terkait, ia selalu menyempatkan waktu untuk berkomunikasi bersama warga hingga tokoh agama yang ada di wilayah hukumnya (Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Margaasih).

“Memang hobi saya silaturahmi. Sebab, jika terjalin silaturahmi yang baik maka, akan tercipta suasana yang kondusif serta, menciptakan lingkungan yang nyaman tanpa ada isu hoax atau teror yang bisa membuat warga resah,” tutur ayah dua anak itu.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolsek di Sorong Timur Papua sekitar tahun 2009-2010 itu, mengaku selalu ingin berkenalan dengan orang baru sebanyak mungkin. Karena akan banyak hal positif yang dibangun dari silaturahmi.

“Apa pun kegiatannya, kalau saya bisa, akan saya sempatkan datang sekalian bersilaturahmi. Dengan silaturahmi kita bisa memperoleh berkah dan hidayah. Karena semua itu tidak datang dengan sendirinya tetapi melalui perantara,” ucapnya.

Menurut Rusdy, pertemuan itu ibaratkan seperti huruf ‘V’. Dalam silaturahmi, diperlukan saling rendah hati, atau dalam bahasa jawa nya ‘tepo seliro’.

Dari huruf ‘V’ tersebut akan ada pengerucutan ke bawah. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku, ras, dan agama. Jika tidak ada titik temu, maka kerukunan antar umat manusia terancam retak.

“Maka dari itu, saya senantiasa mengalah untuk meluangkan waktu walaupun hanya sekedar berbagi cerita maupun pengalaman bersama orang-orang disekitar saya,” tuturnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Pemkot Belum Bisa Akses TPS Legok Nangka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung tengah menghadapi masalah dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Seperti diketahui TPS Sarimukti masih bisa menerima …

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …