BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Hampir Rp 2 Miliar

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Suhedi (ketiga kiri) menyerahkan santunan klaim Jaminan Hari Tua senilai Rp 1.775.821.296 dan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp. 220.489.600 kepada para ahli waris Karyawan Bank BJB yang meninggal kecelakaan kerja. 

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Suhedi (ketiga kiri) menyerahkan santunan klaim Jaminan Hari Tua senilai Rp 1.775.821.296 dan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp. 220.489.600 kepada para ahli waris Karyawan Bank BJB yang meninggal kecelakaan kerja. 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung-Suci menyerahkan santunan kepada ahli waris, Yadi Priadi Priatnakusumah. Yadi adalah salah seorang karyawan Bank BJB yang mengalami kecelakaan kerja saat mengikuti kegiatan internal yang diadakan oleh manajemen.


Penyerahan santunan diberikan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung-Suci, Suhedi, kepada Zulfi Marieta, Istri Yadi Priadi Priatnakusumah.

“Santunan berupa Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, serta Manfaat Pensiun yang baru dilaksanakan kali pertama,” ucap Suhedi, Senin (15/1/2017).

Suhedi mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan klaim kepada ahli waris dengan nilai hampir Rp 2 miliar. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab terhadap perwujudan kesejahteraan para buruh atau pekerja.

Yadi Priadi Priatnakusumah meninggalkan seorang istri. Yadi juga tercatat aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), santunan berkala, dan beasiswa, dengan total sekitar Rp 1,97 miliar dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 564 ribu setiap bulan.

“Ini salah satu wujud kami bagi peserta. Untuk keluarga yang ditinggalkan, kami memberikan apresiasi bagi perusahaan yang telah bertanggung jawab bagi karyawannya dengan mengikutsertakan seluruh program kami dengan laporan yang tertib dan membayarkan iurannya dengan tertib,” papar Suhedi.

Kata Suhedi, sesuai amanat Undang-undang nomor 24/ 2011 BPJS Ketenagakerjaan wajib memberikan perlindungan terhadap risiko sosial dan ekonomi yang mungkin dialami oleh tenaga kerja. Suhedi juga menyebut, per 1 Juli 2015 BPJS Ketenagakerjaan telah menyelenggarakan 4 program yaitu JHT, JKK, JKM dan JP. Selain itu kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan juga dikategorikan Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU).

”Dengan diserahkan santunan kepada ahli waris, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pelaku usaha dan para pekerja tentang pentingnya manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkas Suhedi.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …