Waduh! Harga Beras di Cimahi Lampaui Harga Eceran Tertinggi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com – Harga beras di Kota Cimahi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Dalam sebulan terakhir, harga beras medium mencapai Rp11.000/kg.

Padahal dalam HET ditentukan harga beras medium dipatok Rp9.450/kg. Sementara harga beras premium telah mencapai Rp13.000/kg. Sementara dalam HET Rp12.800/kg.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Cimahi melakukan koordinasi dengan instansi terkait, Bulog dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi Mohammad Sutarno mengatakan, pihaknya saat ini sedang merumuskan strategi agar harga beras tidak melebihi HET yang telah ditentukan Pemerintah Pusat.

“Mudah-mudahan bisa segera diatasi,” kata Sutarno. Jumat (12/1).

Menurutnya, kenaikan harga beras tersebut dipengaruhi pula oleh rantai pasokan beras ke Kota Cimahi yang tidak stabil. Permasalahan tersebut, merupakan imbas dari pelarangan berhentinya kendaraan angkutan barang saat Natal dan Tahun Baru 2017 lalu.

“Bisa juga akibat panen yang kurang baik dari petaninya,” ucapnya.

Hal tersebut pun (kenaikan harga beras) dibenarkan oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Ia mengatakan, harga beras di Kota Cimahi dalam kurun sebulan terakhir ini memang mengalami kenaikan.

Menurutnya, peningkatan harga beras di pasaran saat ini lantaran, musim panen padi yang masih jauh. Biasanya, ketika musim panen masih lama, harga beras pun akan ikut naik.

“Ini tentunya sudah jadi tugas kami. Akan diupayakan secepatnya agar harga beras di Cimahi normal kembali,” katanya.

Sebagai upaya menyediakan kebutuhan masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat, menggelar ‘Bazzar Beras Murah’ di Kecamatan Cimahi Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, mengatakan, untuk saat ini pihaknya baru mampu menyediakan beras sebanyak 5 ton dalam satu titik. Terlebih, pihaknya pun melaksanakan kegiatan yang sama di wilayah Bandung Raya.

“Bandung Raya baru mampu 5 (lima) ton per lokasi. Jadi kalau ada 3 (tiga) titik berarti 15 ton,” kata Dewi usai menghadiri Bazar Beras Murah di Kota Cimahi, Jum’at (12/1).

Rencananya, lanjut dia, pihaknya melaksanakan ‘Bazar Beras Murah’ di Kota Cimahi berlangsung hingga Sabtu esok hari (13/1). Dengan penambahan komoditas lain seperti, cabai, bawang, daging ayam dan lainnya.

“Sayah harap masyarakat dapat memanfaatkannya,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds

Kapolri Puji Inovasi Bank Bjb

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang mempelopori inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor …