Siswa SMA Protes Penggusuran yang Dilakukan Pemkot Bandung

Seorang siswa SMA memegang poster saat aksi Aliansi Pelajar di sekitaran Alun-alun Bandung. Foto: Gumilang/Radar Bandung

Seorang siswa SMA memegang poster saat aksi Aliansi Pelajar di sekitaran Alun-alun Bandung. Foto: Gumilang/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – 15 siswa SMA asal Bandung melakukan aksi kampanye dan solidaritas terkait penolakan penggusuran yang sering dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.


Aksi tersebut digelar disekitaran Alun-alun Bandung, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jumat (5/1) kemarin.

Pantauan Radar Bandung (grup pojokbandung), sejumlah siswa berseragam sekolah SMA ini mengatasnamakan Aliansi Pelajar Bandung.

Mereka membentangkan beberapa poster yang bertuliskan penolakan terhadapat tindakan penggusuran yang akhir-akhir ini sering terjadi di Kota Bandung dan juga tulisan tentang memperjuangkan hak asasi manusia.

Para siswa juga melakukan orasi di hadapan masyarakat yang melewati mereka di sekitaran Alun-alun Bandung.

Aksi Aliansi Pelajar di sekitaran Alun-alun Bandung. Foto: Gumilang/Radar Bandung

Abdul Aziz (17), Salah satu peserta aksi mengatakan, aksi kampanye tersebut dilakukan untuk mengabarkan kepada warga Bandung bahwa seringnya terjadi tindakan penggusuran yang selalu merugikan masyarakat kecil. Warga Bandung diharapkan mengetahui dan peduli tentang hal yang bertentangan dengan kemanusiaan itu.

Abdul menegaskan, penggusuran yang terjadi di Kota Bandung sudah menjadi masalah yang serius.

Abdul menjelaskan, pembentukan Aliansi Pelajar Bandung tersebut diawali kegiatan kumpul-kumpul, ngobrol dan diskusi dengan kawan-kawan mahasiswa yang ada di Bandung.

Mereka sering membahas tentang kebijakan-kebijakan Pemkot Bandung yang dirasa merugikan rakyat kecil yang menjadi korban penggusuran.

“Awalnya tidak sebanyak ini, tapi semakin lama semakin banyak yang ingin bergabung dengan kami,” kata Abdul.

Aksi tersebut mejadi agenda rutin mereka setiap hari Jumat dan tetap akan di gelar di sekitaran Alun-alun Bandung.

Alasan mereka menetapkan lokasi tersebut karena karena Alun-alun menjadi salah satu titik ramai dan banyak orang yang berkunjung ke Alun-alun Bandung ini.

Sebelumnya mereka telah melakukan aksi solidaritas serupa dengan mendatangi beberapa kampus di Kota Bandung untuk mengumpulkan donasi. Hasil donasi tersebut akan diberikan kepada korban-korban penggusuran yang ada di Kota Bandung.

Abdul menambahkan, mereka juga tak pernah absen mengikuti setiap aksi yang digelar oleh sejumlah mahasiswa yang ada di Bandung seperti aksi di Taman Sari dan Kebon Jeruk.

Mereka pun mendapatkan pujian dari para mahasiswa karena ikut berpartisipasi dan berkeinginan untuk menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak korban penggusuran.

“Meskipun jumlah kami sedikit, kami tak akan diam, hanya ada satu kata, lawan!” tegas Abdul.

Terkait alasan mereka ingin mengadakan aksi kampanye ini, Abdul menjelaskan, hal ini untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa pelajar SMA juga ada yang peduli terhadap korban yang dirugikan terkena penggusuran.

“Semoga dengan kehadiran kami, masyarakat bisa tahu, dan pesan ini bisa tersampaikan ke pemerintah,” imbuhnya.

Abdul mengungkapkan bahwa ia selalu menjadi bahan omongan teman-teman seusianya di sekolah. Banyak yang mencibir dan tidak peduli dengan apa yang dilakukan Abdul dan kawan-kawan Aliansi Pelaar Bandung ini.

Tapi keinginan kuat Abdul dan kawan-kawannya ingin berpartisipasi memperjuangkan rakyat yang tertindas.

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …